Ini Spesifikasi Mobil Panther Bekas Jokowi, Gibran Ungkap Riwayatnya

Merdeka.com - Merdeka.com - Pembukaan Solo Great Sale (SGS) yang diadakan di Loji Gandrung kali ini menarik perhatian para pengunjung. Pasalnya tepat di halaman rumah Dinas Wali Kota Solo, terpampang mobil bekas bermerek Isuzu Panther Bhonet model MNPN/Station Wagon keluaran tahun 1995 yang pernah dipakai Joko Widodo atau yang lebih akrab disapa Jokowi saat memimpin Kota Solo. Mobil tersebut rupanya dilelang oleh sang pemilik yang merupakan tangan kedua bernama Parno dari Wonogiri.

Mobil ini merupakan mobil bersejarah dan penuh kenangan tentang kisah hidup Jokowi dan keluarganya. Setelah terpilihnya Mantan Wali Kota Solo itu menjadi Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2014, mobil tersebut dijual lantaran tidak ada yang mengurus.

Menurut Ketua Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI), Amin Suryono, mobil berkapasitas lima penumpang tersebut akan dilelang dengan harga mulai dari Rp300 juta. Uang hasil lelang mobil nantinya akan digunakan untuk membangun tempat ibadah.

"Kami lelang bekas mobilnya Pak Jokowi ini, rencananya untuk membangun tempat ibadah. Semoga bisa laku," ujar Amin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, spesifikasi mobil tersebut ditanami mesin berkapasitas 2.238 cc. Jenis mesin empat silinder 2.238 cc OHV indirect injection.

Dengan mesin tersebut, mampu menghasilkan tenaga setara dengan 73 kuda atau 4.300 RPM. Torsi 140 Nm (14,2 Kgm) / 2.400 RPM.

Pada masanya, Panther Station Wagon memiliki beberapa jenis seperti Hi Grade, Grand Deluxe, Deluxe, Special dan hanya untuk pesanan khusus tahun 1995-1996 sehingga angka penjualan terbatas, serta Standard.

Amin pun menegaskan bahwa proses lelang mobil tersebut berlangsung hingga 30 Oktober 2022. Namun untuk event SGS, mobil hanya dipamerkan di acara pembukaan saja.

"Kita akan memamerkan mobil tersebut pada event lanjutan di koridor utama Stadion Manahan Solo, 8-9 Oktober 2022," jelasnya.

Sementara itu putra sulung Jokowi yang juga Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku tidak tertarik untuk mengikuti lelang.

Mobil keluaran tahun 1995 itu diberikan Jokowi untuknya, sebagai kendaraan operasional saat awal bekerja. "Saat saya kerja dikasih mobil itu. Jadi memang bersejarah," ujar Gibran, Senin (26/9).

Dia pun mengungkapkan secuil riwayat saat memakai mobil tersebut. Menurutnya, mobil tersebut sudah dipakai sejak dia kelas SD.

"Enggak-enggak, kapok. Aku wis pakai itu lima tahun. Waktu masih kerja di Grha Saba. Wis kapok, itu kan mobilku. Pengalaman, itu dipakai sejak aku SD, SMP. Bar kui aku kerjo di Grha Saba dikasihnya mobil itu. Tapi bagus dilelang untuk tempat ibadah," terangnya.

Reporter: Putri Oktafiana [cob]