Ini yang Terjadi Bila Hiu Tak Ada di Dunia

Lazuardhi Utama, Novina Putri Bestari
·Bacaan 1 menit

VIVAHiu terkenal karena merupakan hewan mamalia buas yang siap memangsa makhluk lain di sekitarnya. Lalu, pernahkah terbayang jika hewan predator itu tak pernah ada di dunia? Pastinya, ketiadaan hiu akan mengganggu kehidupan laut. Sebab, hewan itu membuat ekosistem sendiri.

Beberapa di antaranya adalah habitat bakau dangkal, terumbu karang tropis, perairan Arktik dingin dan lautan luas terbuka. Dalam kehidupannya hiu memburu ikan yang lebih kecil dan lemah.

Baca: Hiu Megalodon Ternyata Benar Ada

Menurut kandidat doktor di Departemen Zoologi di Trinity College Dublin, Jenny Bortoluzzi, hewan mamalia ini juga bahkan membantu melestarikan ekosistem lewat keberadaannya.

Asisten Profesor Departemen Ilmu Kelauran dan Direktur Laboratorium Konservasi Hiu di Florida Tech, Toby Daly-Engel, mengaku jika hewan buas itu menghilang kemungkinan populasi ikan kecil akan meledak karena tak ada yang memangsa.

"Tidak akan lama. Makanan mereka plankton, mikroorganisme, udang kecil akan hilang. Jadi ikan kecil akhirnya kelaparan," kata Daly-Engel, dilansir dari laman Live Science, Selasa, 3 November 2020. Saat semuanya terjadi, alga dan bakteri akan berpindah ke terumbu. Jadi makhluk itu tidak bisa berfotosintesis.

Ia juga menambahkan karang akan mati. Lalu menyisakan kerangka dan berubah menjadi batu kapur. "Kemudian datang binatang seperti bintang laut dan bulu babi, kami menyembutnya sebagai penggembala. Jadi alih-alih terdapat spesies berbeda, hiu, ikan bertulang, invertebrata, dan moluska, akhirnya hanya akan ada empat atau lima spesies terumbu, di puncaknya. Itu karang mati," ungkapnya.