Ini yang Terjadi pada Otak Jika Anda Berhenti Menggunakan Smartphone

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kita seringkali menyentuh smartphone di sela-sela waktu, tapi tahukah Anda bahwa rata-rata kita telah menyentuh perangkat tersebut sebanyak 2.617 kali per hari?

Anda dapat menyangkal atau mengakui kecanduan, tetapi peran perangkat ini dalam hidup kita sangat besar. Namun, tetap menarik untuk memikirkan tentang bagaimana jadinya jika suatu hari kita bangun tanpa itu. Mungkin hari-hari kita bisa berubah menjadi lebih baik - atau mungkin tidak.

Dilansir dari Bright Side, inilah yang akan terjadi pada otak dan tubuh jika Anda berhenti menggunakan smartphone.

1. Merasakan Fobia Lantaran Tidak Menggunakan Ponsel

Takut akan ketinggian? Takut akan ruang sempit? Sudah biasa. Namun bagaimana dengan fobia-fobia berikut ini?
Takut akan ketinggian? Takut akan ruang sempit? Sudah biasa. Namun bagaimana dengan fobia-fobia berikut ini?

Orang dengan kecanduan smartphone bisa merasa lebih tertekan dan marah, kata sebuah penelitian. Namun, coba ingat-ingat diri Anda lupa ponsel di rumah saat Anda sudah keluar kantor. Anda bisa mengalami perasaan cemas.

Kasus ini disebut nomophobia. Pada dasarnya, ini adalah kondisi psikologis ketika orang takut terlepas dari ponselnya. Sepertinya Anda terlepas dari dunia ini.

Selain itu, Anda mungkin mengalami nomofobia saat perangkat mati. Gejalanya adalah:

  • Kecemasan, ketakutan, panik, kesepian

  • Perubahan pernapasan, gemetar

  • Berkeringat

  • Disorientasi

  • Takikardia

Itu tergantung pada seberapa cepat Anda bisa menyingkirkan nomofobia, tetapi itu terjadi secara progresif.

Beberapa orang menyesuaikan dengan sangat cepat dengan situasi, seperti yang dikatakan seseorang, “Setelah beberapa hari, saya merasa baik-baik saja tanpa telepon karena saya sudah terbiasa. Tapi saya rasa tidak apa-apa jika itu hanya untuk waktu yang singkat. "

2. Mengalami Efek Penarikan

Ilustrasi Ekspresi Fobia Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Ekspresi Fobia Credit: pexels.com/pixabay

Gejala penarikan berhubungan dengan kecanduan. Saat Anda dibatasi dari sesuatu yang Anda andalkan, Anda mungkin mengalami perubahan suasana hati dan perilaku. Efek yang sama terjadi saat Anda tidak dapat menggunakan ponsel, tetapi hanya terjadi di awal.

Anda bahkan mungkin mengalami mual dan sakit kepala, "Satu-satunya hal yang dapat saya pikirkan saat ini adalah ponsel cerdas saya." Beberapa orang bahkan merasakan hantu bergetar atau berdering.

Situasinya bisa menjadi tak tertahankan bagi orang-orang yang bermain game telepon. Mereka meningkatkan dopamin, sehingga Anda merasa dihargai dan harga diri Anda meningkat. Bila Anda kekurangan ini, itu bisa membuat gejala penarikan sangat terasa.

3. Mulai Menghargai Kesederhanaan Teknologi Modern

Pengunjung melihat peralatan industri yang dipamerkan  dalam Manufacturing Indonesia 2019 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (4/12/2019). Pameran menampilkan beragam teknologi, layanan manufaktur terbaru dan terbaik dari para pemain kunci dibidangnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pengunjung melihat peralatan industri yang dipamerkan dalam Manufacturing Indonesia 2019 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (4/12/2019). Pameran menampilkan beragam teknologi, layanan manufaktur terbaru dan terbaik dari para pemain kunci dibidangnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Kita terbiasa menggunakan hal-hal baik dengan sangat cepat. Belum lama ini, kita tidak memikirkan tentang pembayaran nirsentuh dan membawa semua kartu kita bersama kita. Sekarang yang Anda butuhkan hanyalah satu smartphone dan bukan dompet besar.

Ini sangat bermanfaat dan membuat hidup Anda jauh lebih mudah. Saat Anda terputus dari ponsel, Anda dapat mulai menganalisis berbagai hal dan melihat kenyamanan pada hal-hal kecil.

4. Anda Mulai Merasa Lega

Ilustrasi Menenangkan Diri Credit: unsplash.com/Ben
Ilustrasi Menenangkan Diri Credit: unsplash.com/Ben

Setelah berjuang melawan kecanduan, ada pahala. Kelegaan datang menghampiri Anda. Ya, Anda mungkin merasa terisolasi untuk pertama kalinya, tetapi kemudian Anda terbiasa dengan kondisi baru ini.

Seorang pria mengadakan percobaan dan tinggal selama satu minggu tanpa telepon, dan inilah yang dia katakan di akhir pengalaman, “Apakah saya benar-benar terisolasi? Atau apakah saya hanya mengambil kembali kendali atas hidup saya? ”

Anda mulai berfokus pada hal-hal yang benar-benar penting bagi Anda, dan membaca buku serta surat kabar membawa kesenangan besar dalam hidup Anda.

5. Mulai Tidur Lebih Nyenyak

ilustrasi tidur cepat menaikkanberat badan/pexels
ilustrasi tidur cepat menaikkanberat badan/pexels

Otak kita sangat sensitif terhadap cahaya, dan cahaya biru dari ponsel pintar menunda produksi melatonin. Akibatnya, kekurangan melatonin bisa membuat Anda sulit tidur. Saat Anda mengecualikannya, tidur Anda bisa menjadi normal.

Juga, diketahui bahwa tidak menggunakan smartphone di kamar tidur meningkatkan kebahagiaan dan kualitas hidup. Suasana hati Anda menjadi lebih baik dan dunia mulai berkilau dengan warna-warna baru.

6. Pikiran Bebas Mengembara Lagi

Pastikan bangun pagi Anda makin semangat dengan 5 Langkah
Pastikan bangun pagi Anda makin semangat dengan 5 Langkah

Dunia modern sangat sibuk dan melibatkan banyak informasi setiap hari. Ketika Anda mendapatkannya terus-menerus dan dalam porsi besar, meskipun itu berita positif, Anda akan terbiasa dengannya. Anda berhenti membiarkan pikiran Anda mengembara.

Ini mulai terasa sejuk ketika Anda memikirkan sesuatu sambil berdiri dalam antrean atau di metro alih-alih menatap ponsel cerdas. Sekarang Anda lebih terbuka untuk menjelajahi diri sendiri dan orang-orang di sekitar Anda.

Reporter: Lianna Leticia

Saksikan Video Berikut Ini: