Inilah 5 E-commerce Teratas di Indonesia, Shopee Pertama

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Platform penjualan daring atau e-commerce terus tumbuh di Indonesia. Pembeli online pun terus tumbuh terutama di saat pandemi covid-19 ini.

Berdasarkan data GlobalWebIndex (GWI) per Kuartal III-2020, 78,2 persen pengguna internet usia 16-64 tahun memakai aplikasi belanja online melalui ponsel atau tabletnya untuk bertransaksi e-commerce. Sementara yang masih bertransaksi e-commerce dari situs web hanya sekitar 22 persen.

Melansir Antara, Jumat (8/10/2021), di Indonesia terdapat beberapa e-commerce yang tumbuh pesar. Shopee menjadi platform belanja daring teratas di Indonesia pada paruh pertama 2021, sejak Januari hingga pertengahan tahun.

Hal ini dilihat dari jumlah total unduhan app dan total pengguna aktif bulanan berdasarkan hasil riset perusahaan periset pasar aplikasi mobile App Annie.

Pekan lalu, riset iPrice mengungkapkan dalam laporan Q2-2021 bahwa Shopee termasuk yang terdepan dalam segi jumlah pengunjung situs web. Shopee memiliki dengan 126,99 juta pengunjung web per bulan.

Shopee ada di posisi kedua setelah Tokopedia yang rata-rata dikunjungi 147,79 juta pengunjung website per bulan.

Merujuk data SimilarWeb, Rabu 5 oktober 2021, dan melihat tingkat kunjungan aplikasi selama bulan Agustus 2021, ternyata ada 26,92 juta pengguna aplikasi aktif harian (unique daily actives users/DAU) Shopee yang mengakses dari perangkat mobile Android di Indonesia.

Jika ditambahkan dengan jumlah 31 hari pada Agustus, unique DAU di Shopee Indonesia dalam platform SimilarWeb tersebut setara dengan jumlah kunjungan bulanan sebanyak 834.520.000 kunjungan.

Dengan asumsi tingkat kunjungan web iPrice per Juni masih sama hingga Agustus, maka Shopee mencetak kunjungan rata-rata 961,51 juta kunjungan, dari web (126,99 juta) dan app (834,52 juta).

Sementara itu, Tokopedia punya rata-rata pengguna aktif harian 7,882 juta pada periode sama. Dengan menggunakan metode perhitungan sama, Tokopedia memiliki rata-rata pengguna aktif di aplikasi sebanyak 244,34 juta orang selama periode tersebut.

Dengan demikian, jumlah kunjungan Tokopedia di web dan app mencapai 392,13 juta kunjungan, yakni dari 244,34 juta pengunjung app dan 147,79 juta orang pengunjung web, mengacu pada data IPrice per Juni 2021 yang juga diasumsikan tak berubah pada Agustus.

Perhitungan ini merupakan perhitungan sederhana dengan basis paling konservatif, di mana satu unique DAU diasumsikan hanya mengunjungi app e-commerce sekali per hari—meski aslinya bisa jadi lebih besar dari itu karena aktivitas pengguna sama yang berulang di app tersebut.

Melalui perhitungan itu, Shopee berada di posisi pertama dalam hal jumlah total unduhan app dan total pengguna aktif bulanan, di mana e-commerce lain mencetak angka di bawahnya.

E-commerce Lainnya

Ilustrasi Belanja Online, e-Commerce, eCommerce, Online Marketplace, Bisnis Online
Ilustrasi Belanja Online, e-Commerce, eCommerce, Online Marketplace, Bisnis Online

Tokopedia ada di posisi kedua dengan total 392,13 juta kunjungan dari web dan app per bulan, disusul Lazada dengan 377,04 juta, Bukalapak dengan 79,18 juta dan Blibli dengan 28,77 juta kunjungan.

Tingginya angka kunjungan aplikasi di Shopee dapat terlihat dari hasil beragam kampanye hingga diskon untuk meningkatkan penjualan.

Di Indonesia sendiri, jumlah pesanan produk UMKM selama Shopee Super Shopping Day 9.9 meningkat hingga 6 kali lipat dibandingkan hari biasa. Secara global, kegiatan ini mampu mencatatkan rekor pembelian 1,8 juta dalam 1 menit.

Selain itu, sebagai sebuah aplikasi e-commerce, Shopee juga menghadirkan ragam promosi melalui berbagai permainan hingga live streaming yang dapat dilakukan di aplikasinya.

Di sisi lain Tokopedia bersama pemain e-commerce lainnya seperti Lazada, Blibli dan Bukalapak, juga terus berusaha menghadirkan beragam fitur dan layanan yang dapat menarik pengguna.

Persaingan bisnis e-commerce di Indonesia memacu para pemainnya untuk terus menyediakan fasilitas terbaik bagi pengguna.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel