Inilah Hasil Kolaborasi Samsung dan Google, Produknya Ada di Indonesia

·Bacaan 2 menit

VIVASamsung Galaxy Watch 4 dan Galaxy Watch 4 Classic telah datang ke Indonesia. Keduanya hadir dengan sistem operasi terbaru Wear OS – hasil kolaborasi raksasa teknologi Korea Selatan itu dan Google – yang akan memudahkan pengguna mengakses lebih banyak aplikasi dengan tampilan sederhana dan mudah digunakan.

Sebagai informasi, Wear OS terbaru ini memungkinkan jajaran Samsung Galaxy Watch 4 menjalankan aplikasi dengan lebih nyaman. Sistem ini memungkinkan pengguna mengatur dan mengikuti navigasi langsung dari Google Maps di jam tangan pintar (smartwatch) dan secara langsung menampilkannya di layar ponsel.

Wear OS pada Samsung Galaxy Watch 4 juga didukung fitur Auto Installation yang menawarkan koneksi lebih mulus antara jam tangan dan ponsel. Dengan demikian, saat pengguna menginstal aplikasi di ponsel, aplikasi tersebut juga tersedia untuk jajaran Galaxy Watch 4 dan terinstal secara otomatis.

"Jadi enggak perlu satu-satu. Smartphone diinstal, terus smartwatch juga harus instal lagi. Sudah selesai sama (fitur) Auti Installation," kata Product Marketing Manager Samsung Mobile, Samsung Electronics Indonesia, Taufiq Furqan, belum lama ini.

Pengaturan pada ponsel dan smartwatch ini juga diklaim Samsung dapat langsung tersinkronisasi otomatis, yang bisa dimanfaatkan pada pengaturan media player, termasuk saat audio di ponsel menggunakan Dolby Atmos.

Namun, Wear OS hasil kolaborasi Samsung dan Google ini hanya bisa digunakan untuk jajaran perangkat Galaxy Watch 4 dan generasi selanjutnya. Artinya, Samsung Galaxy Watch 3 tidak dapat melakukan upgrade ke Wear OS dan tetap akan menggunakan sistem operasi Tizen.

Meski demikian, Samsung menegaskan akan tetap memberikan dukungan perangkat atau software untuk Galaxy Watch dengan sistem operasi Tizen. "Wear OS menghadirkan banyak keuntungan bagi pengguna, karena lebih mudah digunakan dan lebih seamless. Ketika menggunakan aplikasi pun jadi lebih smooth," tuturnya.

Khusus Samsung Galaxy Watch 4 Classic tersedia dalam ukuran 46 mm, dan juga tersedia dalam varian dengan dukungan jaringan LTE. Selain sistem operasi baru, jajaran Galaxy Watch 4 juga hadir dengan dukungan fitur kesehatan termasuk pengukuran body composition, elektrokardiogram (ECG) lebih cepat, dan pendeteksi suara dengkuran.

Samsung Galaxy Watch 4 dibanderol Rp3 juta untuk versi 40 mm dan Rp3,5 juta untuk versi 44 mm. Sedangkan Samsung Galaxy Watch 4 Classic seharga Rp4,5 juta untuk versi 42 mm Bluetooth, Rp5 juta untuk versi 46 mm Bluetooth, dan Rp6 juta untuk model LTE.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel