Inilah Kelainan yang Membuat Serda TNI Aprilia Manganang Dikira Wanita

Bayu Adi Wicaksono, Rifki Arsilan
·Bacaan 1 menit

VIVA – Sebuah kabar mengejutkan datang dari Markas Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat, Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa mengungkapkan sebuah fakta tentang salah satu prajuritnya Sersan Dua (Serda) Aprilia Santini Manganang.

Dalam keterangannya kepada VIVA Militer, Selasa 9 Maret 2021, Jenderal TNI Andika mengungkapkan bahwa prajurit TNI yang selama ini memperkuat tim putri bola voli timnas Indonesia ternyata memiliki kelainan.

"Aprilia Manganang ini tidak seberuntung kita semua. Jadi saat dilahirkan anak ini memiliki kelainan pada sistem reproduksi nya. Dalam terminologi kesehatan disebut Hipospadias," kata Jenderal TNI Andika.

Menurut Jenderal TNI Andika, kasus kelainan seperti yang dialami prajurit Komando Daerah Militer (Kodam) Merdeka itu sering terjadi. Bahkan menempati peringkat kedua dari jumlah kasus yang dirasa terjadi untuk kelahiran bayi laki-laki.

"Menurut data saat ini, di setiap 250 bayi laki-laki yang lahir itu ada satu yang mengalami kelainan Hipospadia, atau empat orang perseribu bayi laki-laki yang lahir,' kata Jenderal TNI Andika.

Perlu diketahui Hipospadia merupakan kondisi kelainan bawaan relatif jarang saat lubang pipis penis pada bagian bawah organ. Dan kelainan ini biasanya menimpa bayi yang keluarganya memiliki riwayat kelainan serupa.

Di beberapa kasus penis kemungkinan bengkok ke bawah, sehingga bayi menyemprot ke bawah ketika buang air kecil. Sehingga penderita dikira wanita bagi yang tidak mengetahuinya.

Untuk mengembalikan fungsi organ vital si penderita, tindakan medis yang dilakukan biasa melalui jalan pembedahan alias operasi. Dan hanya bisa dilakukan saat penderita berusia 18 bulan.

Baca: Sersan Wanita TNI Aprilia Manganang Ternyata Seorang Laki-laki