Inilah Kondisi Ekonomi Dunia Terkini: Ancaman Tebing Fiskal AS Sudah Sirna?

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Merdeka.com
    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    MERDEKA.COM. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar rencana akuisisi lebih dari 60 persen saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri ditunda. Soalnya, wacana itu dinilai sudah meresahkan masyarakat. …

INILAH.COM, Jakarta – Ancaman tebing fiskal AS dan pendaratan keras ekonomi China dinilai telah sirna. Sebab, pada 2013 ekonomi AS diproyeksikan tumbuh 2% dan China 8,5%. Benarkah?

David Cornelis, Head of Research KSK Financial Group mengatakan, ancaman tebing fiskal AS dan pendaratan keras ekonomi China sudah mulai sirna. Faktor itu menjadi hal yang irelevan pada 2013 dengan proyeksi pertumbuhan China 8,5%, Asia 6,2% (dengan inflasi 3,9%), perekonomian dunia 2,8% dan Amerika Serikat 2%.

Sementara itu, lanjut dia, negara berkembang berhasil merebut 2/3 kue pertumbuhan ekonomi global lebih dari 5  terakhir. Kue tersebut akan naik hingga 3/4 porsi pada 2015. “Adapun hegemoni Jerman sebagai perekonomian terbesar di Eropa akan mengalami resesi awal  tahun depan, tumbuh 0,2% di kuartal 3 2012 ini dan hanya 0,4% tahun depan,” katanya kepada INILAH.COM.

Sedangkan zona euro, akan kehilangan 1 dekade, berjelaga dengan beban pertumbuhan tahun depan yang akan minus 0,2% dengan inflasi 1,6% dan tingkat pengangguran yang telah mencapai rekor tertingginya yakni 11,7%.

Ekonomi AS dan Eropa saat ini, kata David, sama-sama mengencangkan ikat pinggang menghadapi kebijakan uang ketat lewat penurunan pengeluaran pemerintah. Namun, hal itu diimbangi dengan pelonggaran kebijakan moneter.  “Ada risiko politik berkeriyapan di Yunani, Spanyol dan Portugal serta efek domino merambat ke Italia,” papar dia.

Kebijakan pemangkasan suku bunga, David menilai, bukanlah respons yang tepat saat ini bagi Eropa karena sudah berada pada rekor level rendah sejak September di 0,75%. Apalagi, dengan permintaan kredit yang juga masih lemah. “Karena itu, kalaupun diturunkan tidak akan berdampak signifikan terhadap zona euro,” tandas dia.

Di lain sisi, skema outright-monetary transactions (OMT) sejak September belum dijalankan di Eropa. Sebab, Bank Sentral Eropa (ECB) masih menunggu negara yang mengajukan dana talangan kepada lembaga dana penyelamatan permanen, Mekanisme Stabilisasi Eropa (ESM).

Ada pencapaian positif saham-saham Eropa yang naik ke level tertinggi dalam 18 bulan terakhir di tengah deru dimensi krisis utang Eropa yang semakin kompleks memasuki  keempat. ECB tetap fokus pada ‘mekanisme transmisi’ antara Eropa Selatan (Klub Mediterania) sebagai penerima bantuan dan Eropa Utara (Nordik, Baltik dan Britania) sebagai negara pendonor.

Yang perlu dicermati oleh pelaku pasar, kata dia, adalah jangan gebyah uyah (menyamaratakan) terhadap perkembangan ekonomi negara Periferal (Spanyol dkk)  yang sudah diekspektasikan oleh pasar, sedangkan perkembangan ekonomi dari kawasan Inti (Jerman dkk) yang justru belum difaktorkan oleh bursa.

Rasio utang Yunani akan mencapai puncak tertingginya pada 2014, yakni 190% Produk Domestik Bruto (PDB). Saat ini ada 80% probabilitas untuk Yunani tetap (dipertahankan) berada pada blok euro. Meskipun, Yunani sebagai biang keladi krisis utang yang sudah mengalami resesi dalam 7  tahun terakhir dan dianggap sebagai negara paling korup di Uni Eropa.

“Yang menarik adalah peringkat korupsi China tidak jauh berada di atas Yunani, malahan India, Indonesia dan Rusia di bawah Yunani,” tuturnya.

Sementara itu, lanjutnya, dalam waktu dekat pada Senin, 17 Desember 2012, Yunani akan mengeluarkan dana 10 miliar euro untuk membeli kembali obligasi. Tujuannya, untuk meraih posisi utang ke level yang lebih baik sebagai prasyarat pengucuran dana talangan sebesar 43,7 miliar euro yang tertunda sejak 1 semester lalu.

Jam terus berdetak, detik demi detik menuju perhelatan 22 Desember 2012 yang batas ketok palu perundingan tebing fiskal AS. Kenaikan pajak dan pemotongan pengeluaran pemerintah besar-besaran akan berlaku otomatis seiring terompet  baru ditiupkan dan akan menyedot dana sebesar US$600 miliar dari perekonomian. “Hal ini dapat mempercepat perekonomian AS jatuh ke dalam resesi,” timpal dia.

Republikan, lanjut dia, hanya mau menyetujui kenaikan pajak jika anggaran untuk warga tak mampu dikurangi. Saat ini Obama berada di posisi yang lebih kuat, Gedung Putih meminta kenaikan pajak dari warga terkaya sebesar US$1,6 triliun selama 1 dekade.

Imbroglio (kompleksitas) status quo dari perdebatan mantra tebing fiskal antara pertarungan antagonis Republikan dan Demokrat sudah lebih dari 1 bulan sejak Obama terpilih kembali. Saat ini tersisa kurang lebih 21 hari lagi untuk melompati anatema tebing fiskal yang merupakan kenaikan pajak terbesar sepanjang sejarah AS.

Namun demikian, kata David, konundrum (persoalan pelik) tebing fiskal sudah irelevan. Menurutnya, terdapat 90% probabilitas untuk disepakatinya pembahasan tebing fiskal, negosiasi tetap akan sepakat sebelum akhir. “Namun, tentunya akan terjadi pada detik-detik terakhir karena sifatnya politis,” timpal dia.

Lebih jauh David menjelaskan, AS akan mencapai atap utang (debt ceiling) senilai US$16,4 triliun akhir  tahun ini walaupun masih ada opsi diperpanjang hingga hari Valentine nanti. Utang publik sudah mencapai level tertinggi sejak  1950, sudah lebih dari 100% PDB, bandingkan Yunani yang sekitar 170% PDB.

Pertemuan para menteri keuangan zona euro untuk mengambil keputusan polemik pencairan dana talangan baru untuk Yunani sebesar US$34,4 miliar euro pada 13 Desember 2012 di Brusel. Pertemuan ini didahului oleh pertemuan Bank Sental AS yang akan berlangsung pada hari Selasa (11/12/2012) dan Rabu (12/12/2012) ini untuk berbicara mengenai kebijakan longgar dan pengangguran.

Diharapkan, kata dia, hasil keduanya dapat menyontak kuldesak dari ‘Santa Cliff rally’ menjadi ‘Santa Claus rally’. Perlu diketahui, dalam pandangan jangka panjang, bursa saham AS tidak murah lagi berdasarkan CAPE (Cyclical Adjusted Price Earning) berada di level rata-rata historikalnya di level 21 kali.

Valuasi bursa saham AS yang tak lagi murah terjadi di tengah kegamangan menghadapi konsesi dan proposisi problema gelembung dari du arah. “Double “D” Bubble yaitu Dollar bubble (sisi moneter) dan Debt bubble (sisi fiskal),” imbuhnya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...