Innalillahi, Letnan TNI Ismail Tewas Secara Tragis

Radhitya Andriansyah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Sebuah peristiwa mengerikan menewaskan tiga orang di pusat latihan berganda Sekolah Calon Taruna Resimen Induk Komando Daerah Militer (Secata Rindam) XIV/Hasanuddin, Desa Gallarapa, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Jumat 2 April 2021.

Menurut laporan yang dikutip VIVA Militer dari sebuah akun Youtube, sebuah pohon tumbang di pusat latihan berganda Secata Rindam XIV/Hasanuddin, dan menewaskan tiga orang.
Ketiga korban tewas adalah Komandan Pleton (Danton) 1 Kompi E Secata Rindam XIV/Hasanuddin, Letnan Dua (Letda) Inf Ismail.

Tak hanya Ismail yang menjadi korban tewas, dua orang siswa Secata juga ikut meregang nyawa dalam peristiwa ini. Kedua korban tewas adalah Hemri Hartono dan Theofilus Mesalahngi.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 03.05 Waktu Indonesia Tengah (WITA), Ismail, Hemri, dan Theofilus, tengah beristirahat di sebuah bivak yang terbuat dari jas hujan (ponco). Siapa sangka, akibat hujan deras dan angin kencang yang mengguyur wilayah tersebut, tiba-tiba sebuah pohon besar roboh dan menimpa bivak.

Komandan Komando Distrik Militer Dandim 1428/Mamasa, Letkol Inf Stevi Palapa, membenarkan bahwa Ismail dan dua calon prajurit TNI binaannya itu tengah beristirahat di dalam bivak. Ketiganya beristirahat setelah menjalani latihan hampir semalaman.

Menurut Stevi juga, sebenarnya ketiga korban sudah hendak pulang. Namun hujan dan angin kencang terpaksa membuat ketiganya harus berteduh di bawah sebatang pohon besar yang akhirnya tumbang.

Setelah dievakuasi dari tempat kecelakaan, ketiga jenazah dibawa lebih dulu ke Poli Kesehatan (Polkes) Secata Rindam XIV/Hasanuddin. Setelah itu, ketiga jenazah dibawa ke Rumah Sakit Pelamonia, Makassar.