Innova Versi Malaysia Lebih Murah dan Canggih

Yunisa Herawati
·Bacaan 2 menit

VIVAToyota Innova menjadi salah satu produk kebanggaan masyarakat Indonesia. Mobil ini adalah generasi terbaru dari seri Toyota Kijang, yang sudah jadi legenda sejak era 1980-an.

Selain diproduksi dan dipasarkan di dalam negeri, kendaraan yang menggunakan platform Innovative International Multi-purpose Vehicle atau IMV tersebut, juga dikapalkan ke luar negeri dalam bentuk utuh maupun terurai.

Salah satu negara yang juga menjual Toyota Innova, yakni Malaysia. Model terbaru yang diluncurkan secara perdana di Tanah Air pada Oktober tahun lalu, kini mulai diperkenalkan di Negeri Jiran.

Dilansir VIVA Otomotif dari laman Paultan, Selasa 5 Januari 2021, MPV berkapasitas tujuh orang yang dipasarkan di negara tersebut menggunakan basis dari Innova Venturer. Hal ini bisa dilihat dari bentuk bumper dan peleknya, yang berbeda dari model standar.

Tipe yang ditawarkan hanya tiga, yakni seri E, G dan X. Konsumen tidak bisa memilih varian transmisi, karena cuma tersedia otomatis enam percepatan, yang terhubung ke roda belakang untuk menyalurkan tenaga dari mesin empat silinder berkapasitas 2.000cc.

Meski dari luar tidak terlihat ada perbedaan, namun ternyata hal berbeda ditemukan pada bagian interior. Innova baru yang dijual di Malaysia disematkan banyak fitur canggih.

Salah satunya adalah kamera 360 derajat, yang bisa membantu pengemudi saat melalui jalan sempit atau ketika parkir. Kamera ini juga bisa difungsikan sebagai dashboard camera, yang bisa merekam semua kejadian di depan dan belakang.

Pengemudi juga dimanjakan dengan adanya jok yang bisa diubah posisinya secara elektrik. Mengemudi semakin percaya diri, berkat adanya blind spot monitoring dan rear cross traffic alert yang bisa mendeteksi kehadiran kendaran lain saat hendak bergerak mundur.

Pemilik juga tidak perlu khawatir akan tindak pencurian, karena mobil ini dibekali sistem Toyota Vehicle Telematics System yang terhubung ke satelit dan menara telekomunikasi, membuat pelacakan bisa dilakukan dengan mudah.

Terakhir dan tidak kalah penting, adanya fitur pengisian baterai ponsel secara nirkabel. Semua itu bisa ditebus dengan uang 130 ribu Ringgit atau Rp450 juta untuk varian tertinggi. Sementara, Innova Venturer versi paling top di Indonesia dijual Rp497,7 juta.