Inovasi bagi Industri Perhotelan di Masa Pandemi Covid-19

Dian Lestari Ningsih, romyoctorio
·Bacaan 1 menit

<p>VIVA – Tidak dapat dipungkiri, pandemi Covid-19 memberikan dampak sistematis ke semua lini kehidupan. Terutama berdampak ke semua sektor perekonomian. Tidak terkecuali industri perhotelan yang terpuruk dengan tingkat okupansi yang rendah.

Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), pembatasan perjalanan, persyaratan ketat untuk menggunakan transportasi umum, hingga terus meningkatnya kasus infeksi membuat banyak orang berpikir dua kali untuk bepergian jauh. Mau tidak mau, para pengusaha perhotelan harus memutar otak untuk mencari solusi terbaik untuk kondisi seperti ini, agar bisnisnya bisa terus bernapas di tengah pandemi global ini.

Untuk mencapai itu, dapat dilakukan berbagai cara ;

1. Dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat, agar menjamin kesehatan para tamu dan karyawannya.

2. Tak hanya itu, hotel juga sebaiknya memberikan beragam promo untuk mengakomodasi tren staycation atau menginap di hotel sebagai pengganti liburan. Dengan penawaran menarik seperti potongan harga.

3. Cara lain dapat digunakan seperti ‘’Book Now, Stay Later.’’ tentunya dengan memberikan harga khusus maupun bonus lainnya, misalnya gratis rapid test Covid-19.

Serta, perlunya andil pemerinah dalam mencari solusi terbaik antara sektor kesehatan dan perekonomian. Intervensi dari pemerintah diharapkan dapat membantu industri perhotelan untuk tetap bertahan. Intervensi itu dapat berupa pengurangan atau penghapusan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), listrik, dan operasional lain yang membebankan pelaku usaha perhotelan.