Inovasi transaksi nontunai, BRI luncurkan 80.000 EDC Android

·Bacaan 2 menit

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) menghadirkan 80.000 Electronic Data Capture (EDC) Android dengan interface tampilan baru yang lebih menarik, modern, dan user friendly untuk inovasi dalam mempermudah pelanggan dan merchant melakukan transaksi nontunai.

Direktur Konsumer BRI Handayani menjelaskan lebih dari 10.000 EDC Android telah diimplementasikan sejak awal tahun hingga Agustus 2021.

“Jumlah ini akan terus tumbuh menjadi 80.000 EDC Android pada tahap pertama, seiring dengan masifnya jumlah akuisisi merchant baru dan penggantian EDC konvensional menjadi EDC Android di seluruh merchant existing BRI di Indonesia,” jelas Handayani dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin.

Ia menjelaskan keunggulan utama EDC Android BRI dibandingkan dengan EDC konvensional adalah adanya fitur Over the Air (OTA) yang mempermudah merchant dalam melakukan aktivitas update software, kemudahan dalam melaksanakan program loyalty dan promosi merchant, serta laporan transaksi secara real time.

EDC tersebut juga didukung dengan koneksi penuh 4G maupun WiFi yang semakin mempercepat proses transaksi, hingga dapat mendukung mobilitas transaksi nasabah tanpa batas karena kapasitas baterai yang lebih besar.

Handayani mengatakan merchant tak perlu khawatir mengalami kendala karena terdapat tombol emergency call, serta kondisi dan lokasi EDC Android dapat dimonitor secara real time, sehingga merchant dapat dengan cepat mendapatkan penanganan.

Keunggulan lain EDC Android BRI bagi merchant adalah dapat menerima transaksi tanpa kontak, terhubung dengan Point of Sales (POS), dan terdapat fitur Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), sehingga EDC Android BRI dapat menjadi one stop solution bagi kebutuhan merchant.

Dengan demikian, merchant pun dapat menerima transaksi kartu debit dan kartu kredit dengan principal GPN, Visa, Mastercard, JCB, Union Pay, uang elektronik, hingga QRIS hanya dengan satu mesin EDC.

EDC ini juga dilengkapi dengan sistem keamanan yang lebih mutakhir untuk memberikan keamanan dan kenyaman bagi merchant dan nasabah, salah satunya yakni melalui perubahan pin-pad PIN setiap nasabah yang akan melakukan transaksi

Handayani berharap implementasi EDC Android dapat terus meningkatkan transaksi nontunai serta terus memberikan kemudahan dan keuntungan bagi para merchant BRI.

“BRI membuka kesempatan seluas-luasnya EDC Android BRI untuk calon merchant yang ingin mendaftar maupun bagi merchant existing. Nasabah dapat menghubungi kantor BRI terdekat untuk pengajuannya”, tambahnya.

Adapun penghadiran EDC Android juga merupakan wujud komitmen BRI untuk terus mendukung transisi model bisnis usaha di semua segmen, mulai dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga korporasi.

Sebagai salah satu bank dengan jangkauan terluas di Indonesia, BRI pun berharap inovasi pembayaran dapat mendorong roda perekonomian secara merata di Indonesia.

Handayani menyebutkan saat ini volume transaksi QRIS BRI meningkat sebesar 200 persen secara tahunan atau year on year (yoy) dan volume transaksi bisnis merchant juga terus mengalami peningkatan yaitu sebesar 27 persen (yoy).

"Dengan komitmen ini, BRI akan terus menghadirkan inovasi fitur pembayaran terbaru agar senantiasa memenuhi kebutuhan nasabah dan memberikan kemudahan dalam bertransaksi,” tutupnya.

Baca juga: BRI perkuat ekosistem bisnis pertanian berkelanjutan
Baca juga: BRI dorong UMKM miliki nomor induk berusaha terintergrasi OSS
Baca juga: BRI salurkan KUR Rp559,6 triliun ke 24,5 juta pelaku UMKM sejak 2015

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel