Insiden Bobotoh Meninggal, Pelatih Bali United: Ini Kabar Buruk

Bola.com, Bandung - Dua bobotoh meninggal dunia ketika Persib Bandung menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (17/6/2022). Pelatih Bali United, Stefano Cugurra, menegaskan insiden tersebut menjadi kabar buruk bagi sepak bola Indonesia.

Kedua suporter Persib Bandung itu meninggal dunia setelah berdesak-desakan di pintu masuk Stadion GBLA. Kedua korban bernama Asep Ahmad Solihin dan Sopiana Yusup.

Tewasnya kedua bobotoh ini mendapatkan tanggapan dari pelatih Bali United, Stefano Cugurra. Pelatih asal Brasil itu menyayangkan ada insiden yang menimpa dua suporter Persib itu di Stadion GBLA.

"Ini kabar yang buruk. Saya orang Brasil, banyak wartawan dan teman-teman yang biasa berkomunikasi dan ada berita dari Indonesia yang sangat buruk," ujar pelatih yang karib disapa Teco itu dalam konferensi pers jelang laga antara Bali United kontra Persebaya di Grup C Piala Presiden 2022, Minggu (19/6/2022).

Seharusnya Sepak Bola Menjadi Hiburan

Bek dan pelatih Bali United, Jajang Mulyana dan Stefano Cugurra, ketika memberikan keterangan pers, Minggu (19/6/2022), jelang pertandingan melawan Persebaya Surabaya di Grup C Piala Presiden 2022 yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (20/6/2022). (Bola.com/Muhammad Faqih)
Bek dan pelatih Bali United, Jajang Mulyana dan Stefano Cugurra, ketika memberikan keterangan pers, Minggu (19/6/2022), jelang pertandingan melawan Persebaya Surabaya di Grup C Piala Presiden 2022 yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (20/6/2022). (Bola.com/Muhammad Faqih)

Teco berharap tidak ada lagi insiden yang membuat suporter di Indonesia kehilangan nyawa. Sejatinya, sepak bola adalah hiburan untuk dinikmati oleh semua lapisan masyarakat.

"Saya merasa harus ada organisasi yang lebih bagus. Ini bukan kali pertama terjadi di Indonesia. Suporter seharusnya tahu bahwa mereka datang untuk menikmati pertandingan," ujar pelatih Bali United itu.

"Kita tidak boleh menerima begitu saja ada orang yang meninggal ketika hendak menikmati pertandingan," lanjut mantan pelatih Persija Jakarta itu.

 

 

Harus Ada Kontrol

Pelatih kepala Bali United, Stefano Cugurra saat babak penyisihan Grup C Piala Presiden 2022 antara Persib Bandung melawan Bali United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Minggu (12/06/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pelatih kepala Bali United, Stefano Cugurra saat babak penyisihan Grup C Piala Presiden 2022 antara Persib Bandung melawan Bali United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Minggu (12/06/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Pelatih berkebangsaan Brasil ini mengaku senang jika stadion dipadati suporter karena akan berdampak positif terhadap pemain di lapangan. Namun, di sisi lain, situasi tersebut perlu mendapatkan kontrol yang lebih baik.

"Harus ada kontrol. Pasti kemarin ada sedikit masalah karena kurang kontrol sehingga ada dua suporter Persib meninggal. Ini harus dievaluasi," ujar pelatih Bali United itu.

"Sudah dua tahun tidak ada suporter dan kini kembali ada suporter, tapi pada awalnya malah sangat buruk," lanjutnya mengomentari insiden yang baru saja terjadi.

 

Hasil Grup C Piala Presiden 2022

<p>Piala Presiden 2022 - Ilustrasi Grup C (Bola.com/Adreanus Titus)</p>

Piala Presiden 2022 - Ilustrasi Grup C (Bola.com/Adreanus Titus)

Venue: Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung

12 Juni 2022

13 Juni 2022

  • Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya (skor 1-1)

16 Juni 2022

  • 20.30 WIB - Bali United vs Bhayangkara FC (skor 1-2)

17 Juni 2022

  • 20.30 WIB - Persebaya Surabaya vs Persib Bandung (skor 1-3)

 

 

Jadwal Grup C Piala Presiden 2022

<p>Piala Presiden 2022 - Grup C (Bola.com/Adreanus Titus)</p>

Piala Presiden 2022 - Grup C (Bola.com/Adreanus Titus)

20 Juni 2022

21 Juni 2022

  • 20.30 WIB - Bhayangkara FC vs Persib Bandung

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel