Insiden Penembakan Tewaskan 10 Orang di Colorado, KJRI LA Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Denver - Insiden penembakan yang terjadi di Colorado pada Senin, 22 Maret 2021 pukul 14.30 waktu setempat telah menewaskan 10 orang, termasuk seorang polisi.

Aksi penembakan tersebut terjadi di pusat perbelanjaan King Soopers di Kota Boulder, Colorado, Amerika Serikat.

KJRI Los Angeles telah memastikan bahwa tidak ada WNI yang menjadi korban.

"Tidak terdapat WNI yang menjadi korban," tulis pernyataan resmi melalui press release yang diterima Liputan6.com, Selasa (23/3).

Aksi penembakan tersebut rupanya menargetkan antrean vaksinasi yang tengah dilakukan di pusat perbelanjaan tersebut.

WNI di Los Angeles

Pengemudi mengantre untuk tes mandiri COVID-19 gratis di Stadion Dodger, Los Angeles, California, Amerika Serikat, Kamis (12/11/2020). California menjadi negara bagian kedua selain Texas yang mencatat 1 juta kasus infeksi virus corona COVID-19. (AP Photo/Damian Dovarganes)
Pengemudi mengantre untuk tes mandiri COVID-19 gratis di Stadion Dodger, Los Angeles, California, Amerika Serikat, Kamis (12/11/2020). California menjadi negara bagian kedua selain Texas yang mencatat 1 juta kasus infeksi virus corona COVID-19. (AP Photo/Damian Dovarganes)

Berdasarkan database Konsulat Jenderal RI Los Angeles, tercatat sekurangnya 10 mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan tinggi di University of Colorado, Boulder.

Menyusul insiden tersebut, KJRI Los Angeles pun terus melakukan komunikasi dengan masyarakat Indonesia di kawasan penembakan.

Simak Video Berikut Ini: