Instagram Uji Coba Gabungkan Konten Video Singkat di Tab Reels

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Instagram baru saja mengumumkan uji coba penggabungan video singkat yang diunggah di aplikasinya ke dalam tab Reels. Uji coba ini dilakukan untuk pengguna di Indonesia dan Jepang.

Adapun video singkat yang dimaksud adalah video yang memiliki durasi di bawah 15 menit. Jadi, seluruh video baik di IGTV dan Feeds yang memiliki durasi tidak sampai 15 menit akan ditampilkan di tab Reels.

"Uji coba ini menjadi cara kami menjawab kebutuhan pengguna di Indonesia menemukan termasuk menjelajahi video hiburan di Instagram," tutur Country Director untuk Meta Indonesia, Pieter Lydian saat konferensi pers virtual, Rabu (17/11/2021).

Lebih lanjut, Pieter menuturkan, uji coba ini dilakukan karena pertumbuhan Reels yang terbilang pesat di Indonesia. Ia mengungkapkan jumlah waktu yang dihabiskan pengguna saat mengakses tab Reels terbilang signifikan dari keseluruhan waktu yang dihabiskan di Instagram.

Untuk di Asia Tenggara sendiri, pengguna Reels juga melampaui angka rata-rata di global. Bahkan, Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki pertumbuhan tercepat dan paling aktif.

"Uji coba ini akan kami lakukan dalam beberapa bulan dan setelahnya akan di-review ulang. Dengan uji coba ini, kami ingin melihat apakah penggabungan ini akan mempermudah kreator maupun pengguna untuk mengakses konten video," ujar Pieter.

Selain menghadirkan video singkat di tab Reels, Instagram juga memudahkan pengalaman pengguna menemukan konten video di akun kreator favoritnya. Kini, ada tab khusus video yang dapat diakses pengguna di profil akun.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tren Instagram Reels di Indonesia

Layanan mirip TikTok milik Instagram, Reels, diuji coba di India usai pemblokiran TikTok (Foto: Instagram)
Layanan mirip TikTok milik Instagram, Reels, diuji coba di India usai pemblokiran TikTok (Foto: Instagram)

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Kemitraan Program Hiburan Meta Indonesia, Revie Sylviana juga mengungkap sejumlah tren konten Reels yang populer di Indonesia.

Ia menuturkan, konten yang dinikmati di Reels oleh pengguna Indonesia terbilang beragam, tidak sekadar diisi video orang menari. Menurutnya, banyak pengguna mencari dan memberikan koten hiburan di Reels.

"Banyak pengguna Indonesia mencari dan memberikan konten-konten hiburan yang bisa membantu melepas kebosanan, bikin tertawa, sehingga membuat kita merasa lebih baik," tutur Revie.

Adapun untuk tema konten Reels yang populer di Indonesia adalah sebagi berikut :

1. Komedi

Menurut Revie, orang Indonesia terbilang humoris dan menyukai humor, termasuk slapstick. Karenanya, salah satu konten yang banyak dinikmati di Reels adalah komedia.

"Kondisi ini membuka pintu untuk kreator baru. Banyak komedian baru yang muncul dari Instagram Reels," tuturnya.

2. Cinta dan Keluarga

Konten yang menampilkan interaksi dengan keluarga, menurut Revie, banyak disukai juga oleh pengguna. "Ini terjadi karena konten ini relevan dengan kehidupan sehari-hari," tuturnya menjelaskan.

3. Fashion

Meski tidak bisa bepergian kemana-mana, masyarakat Indonesia sebenarnya masih tetap berbelanja, terutama produk fashion. Karenanya, Reels biasa menjadi wadah untuk menunjukkan gaya berpakaian mereka.

Konten Populer di Instagram Reels

Instagram Reels. Kredit: Instagram
Instagram Reels. Kredit: Instagram

4. Meditasi Mata

Konten yang menyejukkan dan membuat pengguna rehat dari aktivitas sehari-hari juga terbilang populer, seperti video bernuansa alam atau mengunjungi tempat wisata.

"Kami juga melihat adanya tren peningkatan untuk obrolan dan diskusi mengenai kesehatan mental di Indonesia lewat hastag seperti #selflove dan #selfhealing," tuturnya.

5. Doa dan Harapan

Instagram juga mencatat Reels menjadi media untuk konten doan dan harapan baik. Konten ini biasanya diisi dengan menyemangati diri sendiri dan lingkungan.

"Sejumlah momen kultural juga menjadi salah satu yang populer di Reels, seperti perayaan perayaan kemerdekaan. Banyak kreator termasuk figur publik yang menyuarakan harapan untuk Indonesia," tutur Revie.

(Dam/Isk)

Infografis Mekanisme Virtual Police Awasi Pengguna Media Sosial

Infografis Mekanisme Virtual Police Awasi Pengguna Media Sosial. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Mekanisme Virtual Police Awasi Pengguna Media Sosial. (Liputan6.com/Trieyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel