Instalasi Pipa Gas PGE Karaha Garut Rusak Parah Diterjang Longsor

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Tasikmalaya Fasilitas instalasi pipa gas milik Pertamina Geothermal Energi (PGE) Area Karaha, Tasikmalaya, Jawa Barat rusak parah tertimpa material bencana alam longsor.

“Betul ada bencana alam longsor terjadi pada Jumat (24/12/2021) di STA 6500 kawasan Karaha sekitar pukul 05.00 WIB,” ujar juru bicara PGE Area Karaha Asmaul Husna, saat dikonfirmasi, Sabtu (25/12/2021).

Menurutnya, tingginya intensitas hujan yang terjadi sejak Kamis (23/12/2021) lalu, menjadi salah satu penyebab ambrolnya tebing di sekitar terjadinya kerusakan fasilitas instalasi perusahaan.

“Data BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika), menunjukan curah hujan yang terjadi Kamis lalu berada skala 72 mm per hari cukup tinggi,” ujar dia.

Akibatnya, sapuan material longsor yang berasal dari bukit Karaha langsung menggerus fasilitas instalasi pipa gas milik perusahaan, meyebabkan kerusakan cukup parah hingga menyemburkan uap.

“Semburan uapnya tidak berbahaya, sebab begitu keluar dengan sendiri langsung menghilang ke permukaan,” ujar dia menegaskan.

Selain menyebabkan kerusakan pipa gas, longsoran material yang menutupi bahu jalan milik perusahaan yang mengubungkan dua kabupaten Garut-Tasikmalaya menjadi terganggu.

“Mohon maaf untuk dua pekan ke depan selama masa perbaikan, akses jalan yang menghubungkan Tasik-Garut begitu pun sebaliknya ditutup sementara untuk warga,” kata dia.

Beruntung saat musibah alam tersebut berlangsung, belum ada aktifitas warga di sekitar lokasi bencana longsor. “Kami pastikan tidak ada korban jiwa, baik pegawai atau warga,” kata dia.

Meskipun terjadi kerusakan cukup parah pada pipa gas PGE Karaha, Ia memastikan pasokan listrik bagi masyarakat tetap terjaga tanpa hambatan.

“Kebetulan kalau untuk pasokan uap gas ke instalasi, kami tengah shutdown atau penghentian operasi untuk pemeliharaan sumur sejak akhir November lalu,” ujar dia.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Imbauan untuk Warga

Seorang warga terpaksa menepikan kendaraannya akibat akses jalan Tasikmalaya - Garut yang berada di PGE Area Karaha terputus material longsor, sekaligus merusak fasilitas pipa uap milik perusahaan. (Liputan6.com/Jayadi Supriadin)
Seorang warga terpaksa menepikan kendaraannya akibat akses jalan Tasikmalaya - Garut yang berada di PGE Area Karaha terputus material longsor, sekaligus merusak fasilitas pipa uap milik perusahaan. (Liputan6.com/Jayadi Supriadin)

Untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat terutama yang berada di ring satu, perusahaan energi milik negara tersebut telah mengeluarkan himbauan melalui Pjs. Area Manager Karaha Rizaldy:

'Bersama ini kami informasikan sehubungan dengan tingginya curah hujan pada Kamis, 23 Desember 2021 (sumber terlampir), telah terjadi bencana alam tanah longsor di wilayah kerja PGE Area Karaha tepatnya di lokasi STA 6500 pada Jumat 24 Desember 2021 pukul 05.00 WIB.

Tanah longsor ini menyebabkan jalur pipa PGE Area Karaha mengalami kerusakan, dan jalan dari Tasikmalaya menuju Garut maupun sebaliknya untuk sementara tidak dapat dilalui, hingga selesainya proses perbaikan selama + 2 minggu kedepan.

Sehubungan dengan hal tersebut, beberapa hal perlu kami sampaikan kepada Bapak Kepala Desa, antara lain :

1. Kami mohon bantuan dari Bapak Kepala Desa untuk dapat menginformasikan kepada warga agar tidak melintasi jalan di lokasi wilayah kerja PGE Karaha guna meminimalkan kemungkinan adanya longsor susulan,

2. Mohon doa dan dukungan dari Kepala Desa beserta dengan masyarakatnya agar kami dapat kembali beroperasional dengan normal untuk mendukung pemenuhan energy listrik dan kita semua dapat terhindar dari bahaya yang mungkin terjadi akibat cuaca ekstrim dan juga musim penghujan di akhir tahun 2021 dan awal tahun 2022'

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel