Institut China kembangkan robot bawah air untuk survei laut dalam

Sebuah robot bawah air yang dikendalikan dari jarak jauh dengan kemampuan menyelam hingga sedalam 6.000 meter telah lulus uji coba laut dan dikirim ke pihak penggunanya, menurut pengembang robot dari Institut Automasi Shenyang (Shenyang Institute of Automation/SIA) dari Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS).

Wenhai-1, yang dikembangkan untuk Institut Geologi Kelautan Qingdao dari Survei Geologi China, merupakan wahana laut dalam nirawak otonomos pertama di negara itu yang memiliki fungsi-fungsi seperti deteksi jelajah otonomos jangkauan luas dan pengambilan sampel titik kendali jarak jauh presisi, papar SIA di situs webnya.

Selama aplikasi dan uji coba di laut, Wenhai-1 melakukan 17 misi penyelaman, dengan robot itu mencapai data deteksi presisi tinggi di dekat dasar laut, sampel kolom dari sedimen permukaan, dan organisme dasar laut.

Sementara itu, pengukuran presisi terhadap medan gravitasi dan medan magnet Bumi telah direalisasikan, kata SIA.

Wenhai-1 dirancang untuk melayani penelitian ilmiah laut dalam, seperti survei lingkungan laut, survei keanekaragaman hayati, survei geofisika dasar laut untuk target tertentu, deteksi in-situ lingkungan ekstrem laut dalam, dan survei sumber daya mineral laut dalam.


Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel