Intelijen Amerika Punya Pengumuman Mengejutkan

·Bacaan 1 menit

VIVA – Sebuah laporan baru dari pejabat intelijen Amerika Serikat mengklaim, bahwa tidak ada bukti benda terbang tak dikenal (UFO) yang terlihat dalam beberapa tahun terakhir berasal dari luar Bumi, bahkan benda yang tampaknya melakukan prestasi aerodinamis di luar kemampuan pesawat manusia.

Benda-benda itu juga bukan teknologi buatan Amerika, kata para pejabat dalam laporan itu. Sulit untuk mengatakan dengan pasti apakah itu UFO karena banyak penjelasan yang bertentangan dengan kecepatan atau kemampuan manuver objek yang tidak biasa.

Laporan tersebut dijadwalkan untuk dipresentasikan ke Kongres pada 25 Juni 2021 dan sebagian besar akan tersedia untuk umum.

Namun, pemerintah merahasiakan bagian dari laporan tersebut, meskipun bagian dari dokumen ini tidak akan berisi bukti yang menyimpulkan bahwa fenomena tersebut adalah pesawat ruang angkasa milik alien.

Dalam laporan tersebut, para pejabat memeriksa lebih dari 120 insiden yang menggambarkan UFO, yang berlangsung selama dua dekade. Banyak dari penampakan ini melibatkan personel Angkatan Laut AS, dikutip dari situs Live Science, Minggu 6 Juni 2021.

Satu penjelasan yang masuk akal adalah bahwa pesawat misterius itu adalah contoh teknologi hipersonik yang dikembangkan di China atau Rusia.

Pada 21 Desember 2020, Komite Intelijen Senat AS memberi waktu 180 hari kepada Direktur Intelijen Nasional untuk membuat laporan tentang UFO yang mendokumentasikan penampakan dan mengusulkan standar baru untuk merekam dan menafsirkan insiden semacam itu.

Dalam beberapa tahun terakhir, pilot Angkatan Laut AS kerap menangkap dan membagikan rekaman objek misterius yang tampaknya terbang dengan kecepatan hipersonik tanpa alat penggerak yang terlihat.

Peristiwa ini menghidupkan kembali daya tarik AS terhadap UFO. Pada tahun 1947 ada desas-desus tentang piring terbang yang terlihat di wilayah udara AS.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel