Intelijen Negara Sisir COVID-19 di Ponpes Usai Libur Lebaran

·Bacaan 3 menit

VIVA – Dalam rangka menekan penyebaran COVID-19, Badan Intelijen Negara (BIN) menggelar swab antigen di Ponpes Daarul Aytam As Shoffy, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Senin, 24 Mei 2021. Swab antigen ini digelar dengan mengerahkan tim Medical Intelijen Badan Intelijen Negara (BIN).

Ketua Pelaksana Harian Sub Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 BIN, Brigjen TNI Irwan Mulyana mengungkapkan swab antigen ini digelar untuk membantu pemerintah dalam menekan penyebaran COVID-19. Sasaran Ponpes ini, mengingat para santri akan memasuki ajaran baru pasca libur lebaran 2021.

“Dalam rangka pelaksanaan kegiatan swab antigen untuk para santri yang baru kembali berlibur. Dan sekarang mereka akan melanjutkan pembelajaran tatap muka,” ucap Brigjen TNI Irwan Mulyana.

Irwan mengatakan tim Medical intelijen membawa 26 tenaga medis untuk mengakomodir kegiatan ini. Selain itu, 2 unit mobil Laboraturium PCR Test juga disiapkan bila ada santri yang positif/reaktif hasil dari swab antigen.

“Sebelum itu kita laksanakan swab antigen dulu. Apabila nanti ada santri/santriwati yang hasil swab antigen positif/reaktif kita akan lanjutkan tindakan dengan swab PCR karena kita hari ini membawa dua mobil lab,” jelasnya.

Mobil Laboraturium PCR sudah tersertifikasi BSL-2 atau setara internasional. Hasil dari swab bisa diketahui lewat mobil Lab PCR ini dalam waktu 5 sampai 6 jam.

“Sehingga apabila nanti ada yang positif kita lanjutkan PCR di mobil lab kita dengan waktu 5-6 jam kita sudah mengetahui apakah santri tersebut positif terpapar atau tidak,” ujarnya.

Lebih lanjut, Brigjen TNI Irwan mengatakan BIN akan terus bergerak dalam membantu pemerintah dalam menekan penyebaran COVID-19. BIN senantiasa siap untuk bekerjasama dengan instansi terkait atau organisasi masyarakat (ormas) bila ingin dilaksanakan swab antigen.

“Kita dari medical intelijen atas perintah dari pimpinan BIN kita selalu aktif berkoordinasi baik dengan intansi kementerian lembaga termasuk pesantren-pesantren dimana menghadapi pandemi COVID-19 ini terutama situasi kembalinya masyarakat mungkin ada yang mudik termasuk santrinya libur dan sekarang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka,” bebernya.

“Kita terus akan melaksanakan kegiatan mungkin sebulan dua kali berdasarkan permintaan atau surat dari ormas atau kementerian lembaga atau pesantren bersurat ke kami,” sambung dia.

Sementara itu, Pimpinan Yayasan Daarul Aytam As Shoffy, Tifa Sa’diyah mengaku berterima kasih kepada BIN yang telah membantu melakukan swab antigen secara gratis untuk para santri/santriwati. Swab antigen ini, menurut dia, sangat membantu guna menekan penyebaran COVID-19.

“Alhamdulilah, ponpes mendapatkan swab antigen gratis dari BIN dan kami sangat berterima kasih dengan kegiatan hari ini yang benar memang sangat dibutuhkan oleh santri-santri semua yang baru melaksanakan liburan,” ungkapnya.

Adapun sebanyak 130 santri dan pengajar diikutkan dalam swab antigen gratis ini sebelum melaksanakan aktivitas belajar mengajar. Diharapkan lewat swab antigen ini, Ponpes Daarul Aytam As Shoffy terbebas dari penyebaran COVID-19.

“Kami ponpes asyofi mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas swab yang diberikan BIN kepada santri-santri kami. Semoga acara ini bisa terus berlanjut dan senantiasa mendapatkan berkah dan balasan dari Allah SWT,” pungkasnya.

Dalam kegiatan ini, turut mendampingi Brigjen TNI Budi Santoso selaku Koordinator Mobil Laboraturium PCR test.

Baca juga: Punya Risiko Penularan, Pemerintah Pantau Ketat Kegiatan Halal Bihalal

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel