Intelijen Negara Sisir Virus Corona di Zona Merah Kota Bogor

Bayu Nugraha
·Bacaan 2 menit

VIVA – Membantu Pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau COVID-19, Badan Intelijen Negara menyelenggarakan tes usap massal kepada warga di Lapangan Kayu Manis, Kelurahan Kayu Manis, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa 9 Februari 2021.

Kordinator Lapangan Mobile Laboratorium COVID-19 BIN, Kolonel Inf. Budi Santoso mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk mempercepat penanganan COVID-19 sesuai arahan dari Kepala BIN Jenderal (purn) Budi Gunawan.

"Hari ini kita melaksanakan tes cepat antigen dan tes usap PCR sebagaimana arahan dari pimpinan kami untuk melaksanakan kegiatan di sini," ujar Budi di lokasi.

Dimulai pukul 08.00, warga sekitar termasuk petugas dan pegawai kantor Dinas PUPR dan BPBD mulai berdatangan menuju lokasi kegiatan dilakukan.

Menerapkan standar protokol kesehatan, mereka duduk di bangku yang telah disiapkan sambil menunggu panggilan petugas medical intelligen.

Budi menjelaskan, langkah tes yang diinisiasi oleh medical inteligen BIN melalui tes cepat dan tes usap tersebut tidak akan berarti, apabila masyarakat tidak patuh serta menjalankan protokol kesehatan sebagaimana yang dianjurkan oleh pemerintah.

"Kunci utama untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 ialah disiplin menerapkan protokol kesehatan," lanjutnya.

Budi melanjutkan, pihaknya menyediakan 400 alat tes usap dan mengerahkan 28 tenaga medis guna menunjang pelaksanaan kegiatan tersebut.

BIN juga menyiapkan dua unit mobile laboratorium PCR test dan satu unit bus laboratorium untuk mengolah langsung sampel tes usap yang dilakukan kepada warga.

Mobile Lab PCR berstandar Biosafety Level 2 (BSL-2) ini memiliki kemampuan ekstraksi dan running sampel hasil tes usap dalam waktu 8 sampai 10 jam.

"Apabila diketemukan reaktif, maka kami langsung arahkan untuk swab PCR yang hasil nanti kami koordinasikan dengan Satgas COVID setempat ," tuturnya.

Sementara itu, Camat Tanah Sareal Sahib Khan mengucapkan apresiasi atas kerjasama dengan BIN yang membantu melaksanakan kegiatan tes usap kepada warga. Berdasarkan data Satgas COVID-19 Kota Bogor, Kecamatan Tanah Sareal merupakan zona merah penyebaran yang disebabkan oleh virus SARS CoV 2 tersebut

"Berdasarkan data per tanggal 8 Februari 2021, di Kecamatan Tanah Sareal terdapat 392 kasus," jelasnya.

Sahib berharap, pelaksanaan kegiatan tersebut dapat memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dengan melaksanakan tes rapid antigen yang berhubungan dengan kontak erat maupun suspek.

"Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat bagi warga Kecamatan Tanah Sareal untuk menurunkan tingkat penyebaran COVID-19," jelasnya.

Sahib melanjutkan, petugas Dinas PUPR dan BPBD juga diwajibkan mengikuti tes antigen karena mereka berhubungan langsung dengan masyarakat Kota Bogor menghadapi siaga bencana akibat tingginya curah hujan.

"Kami bersiap membantu masyarakat dengan mengutamakan pelayanan publik terkait kesiapsiagaan bencana di Kota Bogor," pungkasnya.

Baca juga: Cerita Wakil Wali Kota Depok Keluar dari Masa Kritis COVID-19