Inter Milan Bantah Vaksin COVID-19 Sebab Christian Eriksen Kolaps

·Bacaan 1 menit

VIVA – Direktur Inter Milan, Beppe Marotta membantah adanya anggapan terkait Christian Eriksen yang kolaps di lapangan saat membela Timnas Denmark dalam Grup B EURO 2020 melawan Finlandia dengan vaksin COVID-19.

Menurut dia, isu itu sama sekali tidak benar. Karena Eriksen sudah dipastikan tidak sedang dalam kondisi positif COVID-19 dan juga mendapatkan vaksinasi dalam beberapa waktu terakhir ini.

"Dia tidak memiliki COVID dan juga tidak divaksinasi," tegas Marotta ketika diwawancara oleh Rai Sport.

Eriksen tiba-tiba roboh di tengah lapangan ketika pertandingan sudah memasuki pengujung babak pertama. Tidak terjadi kontak sebelumnya dengan pemain lain.

Butuh waktu sekira 10 menit bagi tim medis untuk memastikan gelandang berusia 29 tahun itu dalam kondisi aman. Dokter Timnas Denmark, Morten Boesen bercerita denyut nadi Eriksen sempat melemah.

Ketika Eriksen sudah sadar dan bisa berbicara, tim medis membawanya ke rumah sakit. Dan kondisinya semakin membaik hingga bisa berkomunikasi melalui telepon genggam.

Marotta memastikan saat ini pemain milik Inter itu berada di bawah pengawasan tim dokter Denmark. Komunikasi juga sudah dilakukan oleh staf medis tim berjuluk La Beneamata.

"Saat ini Eriksen ada di bawah pengawasan tim medis Denmark. Mereka juga sudah merilis informasi. Tapi saya dapat mengatakan, tim medis Inter telah berkomunikasi sejak awal," tuturnya.

Marotta berharap Eriksen bisa segera sehat kembali. Karena dia ingin sang pemain bertahan untuk waktu yang lama bersama Inter.

"Kami ingin berpegang teguh kepadanya untuk waktu yang lama dan berharap dia bisa menyelesaikan masalah kesehatannya," ujar Marotta.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel