Inter Milan Blak-blakan Mengeluh soal Jeda Internasional

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVA – Chief Executive Officer (CEO) Inter Milan, Beppe Marotta bicara blak-blakan soal jeda internasional. Menurut dia, sudah seharusnya dipikirkan untuk mengurangi ajang yang manfaatnya kecil.

Ucapan Marotta ini banyak dipersepsikan kepada UEFA Nations League. Karena dianggap cuma membuat jadwal pertandingan bagi para pesepakbola semakin padat.

Marotta menilai pandemi COVID-19 membuat semua orang kesulitan. Klub harus menjaga kondisi tim tetap bagus, dan tidak sampai terpapar virus tersebut.

Sebuah kerja yang tidak mudah. Karena mereka mesti waspada betul dan disiplin ketat menjalani protokol kesehatan yang sudah dibuat.

"Virus ini memiliki dampak buruk untuk kesehatan dan membuat tim waspada. Kami menghadapi perasaan takut. Kami tidak tahu apa yang kami hadapi," ujar Marotta, dikutip dari Football Italia.

"Di dalam klub saat ini prioritasnya adalah mengamankan para pekerja dan pemain. Mengadopsi protokol kesehatan yang memberi jaminan," imbuhnya.

Terkait dengan jeda internasional, menurut Marotta jika ada penghapusan turnamen skala kecil akan membantu pemain menjaga kondisi tubuhnya dengan baik.

"Ini bukan untuk menghilangkan pilihan pemain, tetapi untuk mengevaluasi situasi yang tidak wajar, dan agenda yang sangat padat," tutur Marotta.

"Penting untuk mengevaluasi situasi individu pemain antara klub dan tim nasional, tapi juga mengurangi turnamen yang tidak memiliki relevansi," tambahnya.