Inter Milan Vs Parma, Nerazzurri Nyaris Tumbang di Kandang

Robbi Yanto
·Bacaan 2 menit

VIVA – Inter Milan menjamu Parma di Giuseppe Meazza, Minggu dini hari WIB, 1 November 2020 dalam lanjutan Serie A 2020/2021. Inter mencoba memutus hasil buruk kala melawan Parma di kandang.

Sebelum duel ini, Inter selalu gagal menang dalam empat laga kandang terakhirnya melawan Parma di Serie A. Selain itu, Inter juga dalam performa yang naik turun. Inter cuma sekali menang dalam lima laga terakhir di semua kompetisi.

Ketika laga berjalan dua menit, Inter tampaknya akan mengakhiri catatan buruk di atas. Ivan Perisic mendapatkan peluang emas. Perisic tinggal berhadapan amat dekat dengan kiper. Striker Kroasia itu melepaskan tembakan voli.

Namun, entah apa yang terjadi. Tendangan Perisic jauh dari sasaran. Bola melambung jauh di atas mistar gawang Parma yang dikawal Luigi Sepe.

Inter berhasil mendominasi jalannya pertandingan di babak pertama. Pasukan Antonio Conte menguasai bola dengan angka 64 persen dan melepaskan 8 tembakan. Namun, Inter sangat buruk dalam penyelesaian akhir.

Pada menit ke-43, Achraf Hakimi menyia-nyiakan peluang emas. Sundulannya di muka gawang juga melambung di atas mistar. Hingga peluit panjang babak pertama, Inter dan Parma belum mampu mencetak gol.

Di babak kedua, Inter dikejutkan gol oleh gol cepat Gervinho. Pertahanan Inter masih tertidur, Gervinho melakukan sprint di belakang.

Mendapatkan umpan indah dari Hernani, Gervinho melakukan tendangan voli untuk pertama kalinya ke belakang gawang melewati Handanovic. 1-0 untuk Parma.

Inter sempat mencetak gol pada menit ke-52. Berawal dari sepak pojok. De Vrij mendapatkan bola usai Sepe meninju bola. Dia kemudian melepaskan tembakan rendah ke arah gawang dan membentur pemain Parma.

Bola jatuh di kaki Ranocchia yang meneruskan bola ke gawang. Namun, hakim garis dengan cepat mengibarkan benderanya karena offside dan itu dianulir.

Alih-alih menyamakan skor, Inter malah kembali kebobolan pada menit ke-62. De Vrij gagal menjaga Gervinho yang berhasil lepas lalu melakukan tembakan ke gawang Handanovic. 2-0 untuk Parma.

Inter berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 pada menit ke-64. Tembakan Brozovic ke gawang Sepe berhasil menghidupkan kembali harapan La Beneamata.

Pada waktu tersisa, Inter mencoba menggempur Parma. Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya hadir pada menit-menit akhir. Ivan Perisic berhasil membayar kesalahannya di awal laga.

Perisic dengan sundulan luar biasa dari kotak penalti mengoyak gawang Sepe setelah Kolarov memberikan umpan tendangan bebas yang indah.

Sepe hanya bisa berdiri dan menyaksikan bola terbang melewatinya dan masuk ke bagian belakang gawang. Skor 2-2 bertahan hingga laga usai.

Susunan Pemain:

Inter Milan: Samir Handanovic; Stefan de Vrij, Andrea Ranocchia, Aleksandar Kolarov; Achraf Hakimi (A. Young 78'), Nicolo Barella, Roberto Gagliardini (M. Brozovi? 59'), Matteo Darmian (A. Pinamonti 68'); Christian Eriksen (A. Vidal 58'); Ivan Perisic, Lautaro Martinez.

Parma: Luigi Sepe; Simone Iacoponi, Giuseppe Pezzella, Botond Balogh, Riccardo Gagliolo; Alberto Grassi, Hernani, 14-Jasmin Kurtic (74'); Juraj Kucka; Andreas Cornelius (R. Inglese 46'), Gervinho (W. Cyprien 74').