Inter Vs Juventus, Andrea Pirlo Ubah Rencana

Zaky Al-Yamani
·Bacaan 2 menit

VIVA – Pelatih Juventus, Andrea Pirlo mengakui akan melakukan perubahan saat timnya menghadapi lawan berat, Inter Milan di leg pertama semifinal Coppa Italia di Giuseppe Meazza, Selasa 2 Februari 2021 (Rabu dini hari WIB).

"Saya ingin melihat tim menyadari kekuatannya sendiri. Kami cuma bermain di leg pertama, dan itu bukan pertandingan yang menentukan. Kami harus pandai mengaturnya," kata Pirlo kepada Juventus TV.

“Kami akan mengubah sesuatu, Buffon akan menjadi starter di depan gawang, Ramsey absen karena cedera otot, tapi kami berharap dia akan tersedia pada hari Sabtu," lanjut legenda Timnas Italia tersebut.

Namun yang terpenting, Pirlo mengungkapkan timnya masih memiliki hasrat juara. Aspek ini merupakan yang terpenting di fase krusial. "Skuad ini masih memiliki keinginan untuk menang dan ambisi sangat penting di fase ini," jelas Pirlo.

Pirlo menambahkan, Inter menjadi salah satu tim yang paling diwaspadai dalam beberapa musim terakhir. Di bawah asuhan Antonio Conte, Inter memiliki pertahanan yang kuat dan serangan balik mematikan.

"Kami sangat mengenal pelatih mereka dan kami siap untuk apa yang bisa terjadi. Mereka bertahan dengan sangat baik dan berbahaya dalam serangan balik dan dengan berlari ke ruang terbuka, kami harus sangat berhati-hati," jelasnya.

Sementara itu, di sisi lain, kuad asuhan Antonio Conte akan kehilangan Romelu Lukaku. Bomber andalan Inter itu harus menjalani hukuman larangan bertanding. Ini tentu akan membuat lini depan tim berjuluk La Beneamata berkurang kekuatannya.

Namun Conte masih percaya absennya Lukaku bisa teratasi. Karena dia masih punya pilihan lain. "Ini bukan kali pertama Romelu absen. Akan ada Alexis dan Lautaro. Romelu baik-baik saja," ujar Conte, dikutip dari Football Italia.

Conte mengambil hikmah dari absennya Lukaku. Dengan begitu dia bisa beristirahat dan menatap pertandingan lanjutan Serie A berikutnya dengan kondisi lebih prima. "Sekarang dia bisa beristirahat dan bersiap untuk pertandingan Serie A berikutnya," imbuhnya.

Semifinal Coppa Italia yang dimainkan dalam dua pertemuan menurut Conte wajib diantisipasi dengan maksimal. Mereka harus belajar dari pengalaman musim lalu ketika dikalahkan Napoli.

"Kualifikasi ini akan dimainkan selama 180 menit, seperti yang terjadi di musim lalu melawan Napoli. Kami kalah 0-1 di kandang lalu imbang 1-1 di San Paolo. Kami harus berusaha melakukan yang terbaik," tutur Conte.