Internet Jadi Kebutuhan Utama Ketika Pandemi

Lazuardhi Utama
·Bacaan 1 menit

VIVA – Hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) periode 2019 hingga kuartal II 2020 mencatat, jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 196,7 juta jiwa. Jumlah ini meningkat 23,5 juta atau 8,9 persen dibandingkan pada 2018.

Jumlah pengguna internet paling banyak berasal dari provinsi Jawa Barat, yakni 35,1 juta orang. Posisi itu disusul Jawa Tengah dengan 26,5 juta orang. Lalu Jawa Timur, jumlah dengan 23,4 juta orang. Adapun, jumlah pengguna internet di DKI Jakarta mencapai 8,9 juta orang.

Baca: Kamu Bisa Dapat Kuota Internet 50GB Harga Rp100 Ribu, Cuma 2 Hari

Pada masa pandemi COVID-19 seperti sekarang, di mana masyarakat lebih banyak beraktivitas di rumah (work from home/WFH), membuat posisi pemilihan internet dan akses yang baik menjadi kebutuhan utama.

Untuk itu, Indosat Mega Media (IM2) meluncurkan layanan internet GIG by Indosat Ooredoo dengan dukungan teknologi 100 persen fiber optik. Hal ini menjadikan layanan GIG lebih stabil dan cepat di segala kondisi dan cuaca.

Menurut Direktur Teknologi IM2, Yune Marketatmo, keunggulan lain yang tidak dimiliki kompetitor, GIG dapat dinikmati tanpa batasan kuota untuk pengalaman berinternet yang memuaskan dengan biaya berlangganan yang kompetitif agar dapat dinikmati oleh masyarakat dengan lebih luas.

"Kami menjamin bahwa kualitas layanan GIG akan terus dijaga secara maksimal demi kepuasan pelanggan," ungkapnya, Jumat, 12 Februari 2021. Belum lama ini, IM2 melakukan peluncuran perdana layanan GIG di Apartemen Podomoro Golf View (PGV), Bogor, Jawa Barat.

Ia menambahkan jika penghuni PGV bebas menikmati layanan internet rumah secepat kilat secara unlimited dan bebas batas pemakaian wajar (fair usage policy/FUP). Selain itu, GIG juga menawarkan berbagai paket internet sesuai kebutuhan. "Peluncuran ini juga mencakup layanan perluasan jangkauan internet GIGamaze yang bisa dinikmati seluruh penghuni," jelas Yune.