Internet Sehat dan Aman: Ini 6 Etika yang Harus Kamu Terapkan dalam Berinternet

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Internet telah mengubah pola hidup serta budaya manusia dalam melakukan kegiatan belajar, bekerja, komunikasi, belanja, dan lainnya.

Saat ini masyarakat sudah berada di fase nyaman menggunakan internet dalam berkomunikasi serta social networking yang dianggap lebih efektif dan efisien.

Dilansir situs web resmi Kemkominfo, (5/10/2021), berdasarkan survei yang dilakukan Markplus Insight, jumlah pengguna internet di Indonesia didominasi oleh generasi muda berusia 15-30 tahun yang biasa disebut "netizen".

Mereka berkomunikasi di dunia maya sama halnya seperti mereka berkomunikasi di dunia nyata. Berbagai informasi yang didapatkan juga semakin terbuka, baik konten positif maupun negatif.

Berbagai konten negatif yang ditemukan saat berinternet antara lain pornografi, perjudian online, hingga berita bohong atau hoaks.

Cyberbullying yang merupakan dampat negatif, biasanya menimpa anak-anak dengan rentang usia menuju remaja hingga dewasa. Bahkan kejahatan dunia maya yang dikenal dengan cybercrime sudah sampai pada peretasan situs-situs penting dalam negeri.

Untuk menghindari berbagai dampak negatif di dunia maya, pengguna internet diharuskan untuk menanamkan sejak dini pembelajaran etika berinternet secara sehat dan aman.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Ikuti yang Baik, Jauhkan yang Buruk

Seorang pria bermain game komputer di sebuah kafe internet di Beijing, China, Jumat (10/9/2021). Anak di bawah 18 tahun di China kini hanya diperbolehkan bermain game online satu jam di hari Jumat, Sabtu, Minggu, dan saat hari libur nasional. (GREG BAKER/AFP)
Seorang pria bermain game komputer di sebuah kafe internet di Beijing, China, Jumat (10/9/2021). Anak di bawah 18 tahun di China kini hanya diperbolehkan bermain game online satu jam di hari Jumat, Sabtu, Minggu, dan saat hari libur nasional. (GREG BAKER/AFP)

Luangkan waktu sebentar untuk berhenti mengikuti akun atau pengguna apa pun yang membuat kamu merasa buruk tentang diri sendiri atau dunia pada umumnya.

Kamu harus mulai menjauhi seseorang yang efeknya hanya dapat menimbulkan kebencian bagi diri kamu sendiri. Pilihlah sesuatu yang memicu banyak kegembiran.

Sebarkan Konten Positif

Ilustrasi pengguna internet (anthillonline.com)
Ilustrasi pengguna internet (anthillonline.com)

Seharusnya tahap ini tidak terlalu sulit untuk kamu setelah melewati tahap di atas, yaitu filter pengikut di media sosial yang isinya dapat memicu kegembiraan dan kesenangan untuk diri sendiri.

Cobalah untuk mulai membagikan sesuatu yang lucu, pastikan apa yang kamu tulis dan buat sama positifnya.

Alih-alih membuat postingan negatif seperti "Saya sangat stres dan semuanya terasa sangat menjengkelkan," cobalah sesuatu positif seperti, "Saya baru saja menyelesaikan proyek ini, dan saya sudah bekerja sangat keras untuk itu."

Beri Ulasan Positif

Ilustrasi Internet, Wifi, Jaringan (Photo created by macrovector on Freepik)
Ilustrasi Internet, Wifi, Jaringan (Photo created by macrovector on Freepik)

Banyak aplikasi belanja online atau penyedia jasa yang meminta ulasan setelah kita di tahap penyelesaian menggunakan aplikasi itu. Ulasan merupakan suatu hal yang cukup penting dan sering kita lupa bahwa ulasan tidak hanya untuk pengalaman buruk saja.

Usahakan untuk meninggalkan ulasan positif agar bisa mempengaruhi dan mengundang orang banyak untuk menggunakan aplikasi tersebut.

Melaporkan Intimidasi dan Kebencian Secara Anonim

internet | pexels.com/@divinetechygirl
internet | pexels.com/@divinetechygirl

Sebagian besar platform media sosial memiliki cara untuk melaporkan postingan atau komentar secara anonim yang bertentangan dengan standar mereka.

Jadi, buatlah internet menjadi tempat yang lebih ramah dengan menandai cyberbulling dan konten berbahaya lainnya.

Bersikap Baik Saat Menanggapi Komentar

Warga mengakses internet menggunakan jaringan JakWiFi di area Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (8/9/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan untuk memasang lebih dari 9.000 titik internet gratis di ruang publik. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Warga mengakses internet menggunakan jaringan JakWiFi di area Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (8/9/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan untuk memasang lebih dari 9.000 titik internet gratis di ruang publik. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Ketika kamu melihat sesuatu yang keren dan bersifat positif, jangan sungkan untuk berikan beberapa pujian atau sesekali berkontribusi positif untuk diskusi dengan komentator lain.

Berikan Beberapa Saran

Telkomsel melanjutkan penyaluran bantuan kuota data internet untuk mendukung PJJ (Foto: Telkomsel)
Telkomsel melanjutkan penyaluran bantuan kuota data internet untuk mendukung PJJ (Foto: Telkomsel)

Internet merupakan tempat yang sangat mudah untuk mengajukan pertanyaan, baik pertanyaan umum maupun pertanyaan mendesak.

Berikan beberapa kata bijak yang dapat membangun seseorang.

Penulis : Azarine Natazia

Infografis Subsidi Kuota Internet Untuk Peserta Didik

INFOGRAFIS: Subsidi Kuota Internet Untuk Peserta Didik (Liputan6.com / Abdillah)
INFOGRAFIS: Subsidi Kuota Internet Untuk Peserta Didik (Liputan6.com / Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel