Inti Anugerah Pratama Lepas 11,37 Persen Saham Multipolar Senilai Rp 805,75 Miliar

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pemegang saham PT Multipolar Tbk (MLPL) yaitu PT Inti Anugerah Pratama menjual saham MLPL pada 30 September-5 Oktober 2021.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) ditulis Sabtu (9/10/2021), PT Inti Anugerah Pratama melepas 1.663.888.900 saham MLPL. Jumlah saham itu setara 11,37 persen.

Harga rata-rata penjualan saham Rp 484,26. Dengan demikian, nilai transaksi penjualan saham MLPL sekitar Rp 805,75 miliar.

“Tujuan dari transaksi divestasi, status kepemilikan langsung,” tulis Sekretaris Perusahaan PT Multipolar Tbk, Natalie Lie dalam keterbukaan informasi BEI.

Setelah transaksi penjualan saham Multipolar, PT Inti Anugerah Pratama genggam 55,11 persen atau 8.067.178.006 saham MLPL. Sebelumnya perseroan memiliki 66,47 persen atau 9.731.066.906.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Gerak Saham MLPL

Pekerja tengah melintas di bawah papan pergerakan IHSG usai penutupan perdagangan pasar modal 2017 di BEI, Jakarta, Jumat (29/12). Perdagangan saham di penghujung tahun ini ditutup langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pekerja tengah melintas di bawah papan pergerakan IHSG usai penutupan perdagangan pasar modal 2017 di BEI, Jakarta, Jumat (29/12). Perdagangan saham di penghujung tahun ini ditutup langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pada penutupan perdagangan Jumat, 8 Oktober 2021, saham MLPL merosot 6,7 persen ke posisi Rp 418 per saham.

Saham MLPL dibuka melemah delapan poin ke posisi Rp 440 per saham. Saham MLPL berada di level tertinggi Rp 448 dan terendah Rp 418 per saham.

Total frekuensi perdagangan 21.726 kali dengan volume perdagangan 3.470.047. Nilai transaksi Rp 147,4 miliar.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel