Intip Harta Kekayaan Dudung Abdurachman yang Bakal Dilantik Menjadi KSAD

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo atau Jokowi bakal melantik Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letnan Jenderal (Letjen) Dudung Abdurachman menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) siang hari ini, Rabu (17/11/2021). Dudung akan menggantikan Jenderal TNI Andika Perkasa yang juga akan dilantik sebagai Panglima TNI.

Dalam laman laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang diakses melalui elhkpn.kpk.go.id, Dudung tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp 1.085.464.275. Harta itu dia laporkan pada 21 Februari 2021 saat masih menjabat Pangdam Jaya.

Dalam laman tersebut, Dudung melaporkan harta tidak bergeraknya berupa dua bidang tanah dan bangunan yang terletak di Magelang, Jawa Tengah dan Bandung, Jawa Bawat. Kedua asetnya itu senilai Rp 640 juta.

Tercatat pula Pria kelahiran Bandung 16 November 1965 itu juga memiliki tiga alat transportasi yakni Toyota Veloz 2019, Toyota Fortuner 2,4 VRZ tahun 2020, dan Honda PCX 2020 dengan nilai Rp 737 juta.

Selain itu, mantan Gubernur Akademi Militer ini juga memiliki kas atau setara kas senilai Rp 110.870.275. Total harta kekayaannya tersebut senilai Rp 1.487.870.275. Meski begitu, Dudung tercatat memiliki utang senilai Rp 402.406.000. Sehingga total hartanya Rp 1.085.464.275.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Dilantik di Istana

Presiden Joko Widodo atau Jokowi diagendakan melantik Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen Dudung Abdurrachman menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Pelantikan akan dilakukan di Istana Negara Jakarta, Rabu (17/11/2021) siang.

"Iya (Presiden) melantik KSAD hari Rabu. Pak Dudung (yang akan dilantik menjadi KSAD)," kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono kepada Liputan6.com, Rabu pagi.

Adapun Dudung akan mengisi posisi yang ditinggalkan Jenderal Andika Perkasa. Sementara itu, Andika akan dilantik menjadi Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang memasuki masa pensiun pada November 2021.

Pelantikan akan dilakukan pada pukul 13.30 WIB. Selain Andika Perkasa dan Dudung, Jokowi juga akan melantik Kepala Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan 12 duta besar RI untuk negara sahabat.

Posisi Kepala BNPB akan diisi oleh Mayor Jenderal TNI Suharyanto. Saat ini, dia menjabat sebagai Panglima Kodam V/Brawijaya.

"Presiden juga akan melantik Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala BNPB, dan 12 duta besar Republik Indonesia untuk negara sahabat. Pelantikan akan dilaksanakan Rabu, 17 November 2021 pukul 13.30 WIB di Istana Negara," jelas Heru dalam siaran persnya, Rabu.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel