Intip Kemampuan The Beast, Mobil Presiden Amerika Joe Biden di KTT G20

Merdeka.com - Merdeka.com - Pesawat Air Force One yang membawa Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Minggu (13/11) malam.

Keluar dari Terminal VVIP Bandara I Gusti Ngurah Rai, Joe Biden dijemput menggunakan mobil dinas kepresidenan Amerika Serikat yang dijuluki The Beast sekitar pukul 22.14 WITA.

Orang nomor satu di AS sebagai sebuah negara adidaya tersebut memilih mengenakan kendaraan kepresidenan yang dibawa langsung, daripada menggunakan mobil listrik yang telah disediakan panitia Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.

Di samping pengawalan dari pasukan pengamanan yang disiapkan Indonesia, Biden juga nampak dikawal ketat oleh secret service.

Kedatangan Biden sesuai dengan informasi yang disampaikan Asisten Operasi (Asops) Komando Operasi Udara (Kaskoopsud) II Kolonel Pnb Bambang Sudewo, bahwa Biden akan tiba di Pulau Bali dijadwalkan tiba pada Minggu (13/11) malam.

"Itu jadwalnya (malam). Kalau masalah pasti atau tidak, kita menunggu kepastian dia berangkat dari Amerika Serikat," ungkap Bambang Sudewo saat dihubungi Minggu (13/11) pagi.

Mengapa Biden memilih untuk tidak mengenakan mobil listrik yang telah disediakan? Hal tersebut disinyalir lantaran spesifikasi dan fitur keamanan kendaraan. The Beast digadang-gadang merupakan kendaraan teraman di dunia ini, sangat lengkap dan mendekati nilai sempurna.

Berdasarkan informasi yang dihimpun merdeka.com, kendaraan ini berlapis baja seberat 8 ton dan dijuluki The Beast. Diketahui supercar tersebut berharga £1,2 juta (Rp17 miliar).

Dengan dilengkapi keamanan yang super canggih, mobil tersebut mampu menahan serangan bom yang menghancurkan, apalagi tembakan senjata api sekalipun.

Pintu mobil tersebut dilapisi baja setebal 8 inci yang disegel guna menahan serangan biologis dan kimia. Sementara jendelanya terbentuk dari lima lapis kaca polikarbonat.

Terdapat pula kamera pengintai malam hari yang terletak pada grill dan ban, yang diperkuat menggunakan kevlar sehingga dapat berjalan di atas velg bajanya itu.

Selain itu, kendaraan ini juga dikenal istilah Cadillac One, yang panjangnya melebihi panjang dari dua SUV besar. Mobil ini dicat dengan warna hitam untuk menyamarkan rangkaian fitur keamanan berteknologi tinggi yang rumit.

Kendaraan super istimewa tersebut berada pada kategori yang sangat berbeda dari Range Rover Sentinel atau Jaguar XJ, yang digunakan oleh Perdana Menteri Inggris.

Limusin Biden merupakan model yang dipesan lebih dahulu yang dikirim pada tahun 2018, dan dibangun di atas sasis General Motors TopKick yang biasanya digunakan untuk kendaraan komersial seperti truk kecil.

Armornya diklaim terdiri atas aluminium, keramik dan baja. Kaca depan depan mobil ini mampu menahan peluru yang menembus lapis baja atau 44 magnum, dan bodyworknya kelas militer dan setebal 5 inci.

Undercarriage yang diperkuat dapat menahan bom di tepi jalan. Tangki bahan bakarnya pun tahan terhadap ledakan.

Terdapat tujuh kursi di mana masing-masing dua di depan untuk agen Secret Service, dan empat sisanya di belakang.

Kaca jendela yang dapat dibuka hanya sisi depan samping pengemudi. Sementara di bagian bagasi terdapat kotak darah Presiden untuk transfusi darurat.

Fitur Lainnya

Mobil ini juga dilengkapi fitur-fitur khusus lainnya seperti senapan yang terdapat di dalam mobil untuk berjaga-jaga, jika terjadi serangan dan sistem oksigen di bagasi apabila terjadi serangan kimia.

Sejumlah senjata disembunyikan pada sisi depan kendaraan untuk menembaki penyerang. Tampaknya mobil ini menggunakan mesin diesel dikarenakan adanya pintu pengisi bahan bakar persegi panjang yang sangat besar.

Sementara itu, Dinas Rahasia menolak untuk mengomentari lebih spesifik jika terdapat teknologi James Bond-esque seperti layar asap dan slick minyak untuk menyingkirkan siapapun yang mengejar.

Reporter: Putri Oktafiana [cob]