Intip Info Menarik Seputar Waktu Terbaik Makan Buah-Buahan

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Konsumsi makanan yang tepat merupakan langkah awal untuk mendapatkan tubuh yang sehat. Di antara sekian pilihan makanan, buah-buahan adalah yang paling dianjurkan untuk hadir menghiasi menu makan Anda sehari-hari.

Buah mengandung banyak gizi bermanfaat seperti potasium, serat, vitamin C, asam folat, dan lain-lain. Dengan konsumsi buah, risiko penyakit jantung, stroke, batu ginjal dan beragam penyakit mengerikan lainnya bisa dicegah.

Selain anjuran untuk makan buah secara teratur, adakah anjuran untuk kapan waktu yang tepat mengonsumsi buah?

Dikutip dari KlikDokter, dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons menyampaikan bahwa waktu terbaik untuk makan buah adalah sebagai makanan pertama pada pagi hari setelah mengonsumsi segelas air.

"Makan buah setelah makan besar tidak terlalu disarankan, karena buah yang dimakan tak dapat diproses dengan baik, sehingga nutrisinya tidak dapat diserap secara optimal," sebut dr. Alberta Jesslyn dalam tulisannya.

Setelah makan besar, dr. Alberta Jesslyn menyarankan agar Anda memberi jeda waktu sekitar 30 menit sebelum makan buah.

Idealnya, konsumsi buah sebaiknya 1 jam sebelum makan besar, atau 2 jam setelah makan besar jika Anda memiliki diabetes atau masalah sistem pencernaan seperti keasaman. Biasanya, penderita diabetes juga mengalami masalah pencernaan.

Variasikan Makanan Buah

Ilustrasi Mengonsumsi Buah Credit: pexels.com/North
Ilustrasi Mengonsumsi Buah Credit: pexels.com/North

Untuk membuat Anda semakin semangat dan rutin mengonsumsi buah-buahan, Anda dapat mencampurkan buah dengan yoghurt, selama tidak memiliki gangguan pencernaan atau keasaman. Selain itu, Anda juga bisa mencampurkan buah-buahan seperti nanas, jeruk, melon, atau delima dengan salad sesuai selera. Jika Anda sarapan sereal, buah berry atau buah kering juga bisa jadi pilihan campuran.

Mitos Tentang Waktu Makan Buah

Di masyarakat beredar beberapa mitos mengenai waktu makan buah yang kebenarannya tidak jelas atau tidak terbukti secara ilmiah. Sederet mitos yang disorot dr. Alberta Jesslyn antara lain;

1. Makan buah sebaiknya saat perut kosong

Mitos yang beredar adalah makan buah dengan makanan lainnya bisa memperlambat pencernaan, bahkan bisa bikin makanan tersebut lama di perut hingga membusuk. Mitos ini juga mengklaim bahwa makan buah dengan makanan lainnya bisa menyebabkan gas, ketidaknyamanan, serta gejala lainnya.

Memang benar, serat dari buah dapat membuat lambung kosong lebih lambat. Namun, gejala lain seperti gas dan perut tidak nyaman adalah mitos belaka.

2. Waktu terbaik untuk makan buah adalah siang hari

Tidak ada penelitian yang membuktikan hal ini. Dikatakan bahwa metabolisme tubuh melambat pada siang hari. Konsumsi makanan yang tinggi gula seperti buah dapat meningkatkan kadar gula darah dan membangunkan sistem pencernaan. Ini tidak benar.

Yang benar adalah makanan yang mengandung karbohidrat untuk sementara waktu akan meningkatkan kadar gula darah saat glukosa diserap, terlepas dari waktu dalam sehari.

3. Larangan makan buah setelah jam 2 siang

Mitos ini berasal dari metode diet 17 hari. Teorinya adalah bahwa makan buah (atau karbohidrat apa pun) setelah jam 2 siang meningkatkan gula darah Anda. Sehingga, tubuh tidak punya waktu untuk menstabilkan gula darah sebelum tidur, sehingga menyebabkan kenaikan berat badan.

Faktanya, tak perlu khawatir bahwa buah akan menyebabkan gula darah meningkat pada sore hari. Setiap makanan yang mengandung karbohidrat memang akan meningkatkan gula darah saat glukosa diserap. Namun, tidak ada bukti bahwa gula darah akan meningkat lebih banyak setelah jam 2 siang daripada waktu hari lainnya. Selain itu, belum ada bukti bahwa menghindari buah di sore hari memengaruhi berat badan.

(*)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel