Intip Nih Bocoran Ujian SKB CPNS 2021 BKN Jabatan Fungsional Kepegawaian

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Rangkaian seleksi CASN kini memasuki masa ujian Seleksi Kompetensi Bidang atau SKB CPNS 2021. Untuk ujian tahap 1 sudah dimulai sejak 15 November 2021. Sementara untuk tahap 2 baru akan dimulai pada 27 November 2021 mendatang.

Bagi peserta yang akan menghadapi ujian SKB CPNS 2021 ini, bisa memahami kisi-kisi materi terlebih dulu. Selain itu, bisa pula dengan mendengarkan pengalaman dari peserta yang sudah lulus seleksi CPNS pada tahun-tahun sebelumnya.

Seiring hal itu, Badan Kepegawaian Negara (BKN) berbagi kisi-kisi ujian SKB BKN yang mungkin bisa dipelajari oleh peserta. Kisi-kisi tersebut terkait dengan materi pokok soal SKB untuk Jabatan Fungsional Kepegawaian (JFK).

“Bagi #SobatBKN yang melamar pada formasi berkategori Jabatan Fungsional Kepegawaian, yuk kita ulik satu per satu kisi-kisi SKB JFK,” tulisnya dalam sebuah keterangan seperti dikutip dari akun Instagram BKN, Rabu (24/11/2021).

Sebagai informasi, salah materi yang termasuk ke dalam kisi-kisi SKB JFK adalah tentang Auditor Manajemen ASN.

Untuk menghadapi materi terkait Auditor Manajemen ASN, peserta ujian bisa mempelajari dan memahami kebijakan yang berkaitan dengan manajemen ASN. Di dalamnya termasuk norma, prinsip, standar, prosedur, hingga kriteria manajemen ASN.

“Itu dapat dipelajari di Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN. Kemudian untuk turunannya, saya mempelajari PermenPAN RB Nomor 94 Tahun 2020 tentang Auditor Manajemen Kepegawaian ASN,” jelas Fauzan, salah satu peserta yang berhasil lulus seleksi CPNS BKN 2019.

Di samping itu, Fauzan juga mengungkapkan bahwa secara tidak langsung materi soal ujian SKB sejalan dengan latar belakang pendidikan yang ditempuh peserta.

Lebih lanjut dia menjelaskan, “Secara umum karena kita mau ngelamar di Auditor Manajemen ASN yang berkaitan dengan kepegawaian, saya kuliah dulu pernah belajar hukum kepegawaian.”

Terus Belajar

Peserta mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) di Surabaya, Selasa (22/9/2020). Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya menggelar ujian SKB yang diikuti 1.142 peserta CPNS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara ketat. (Juni Kriswanto/AFP)
Peserta mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) di Surabaya, Selasa (22/9/2020). Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya menggelar ujian SKB yang diikuti 1.142 peserta CPNS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara ketat. (Juni Kriswanto/AFP)

Meskipun sejalan dengan latar belakang pendidikan, peserta tetap harus belajar dengan serius sebelum hari H ujian jika ingin lulus SKB. Sebab, kemungkinan kisi-kisi materi terkait ujian yang sudah dibocorkan secara umum akan keluar pada soal tes.

Hal itupun dikatakan oleh Fauzan sendiri. Selain itu, menurut pengalamannya, peserta juga lebih baik meningkatkan kualitas belajar karena kemungkinan akan ada beberapa pertanyaan yang mendetail.

“Secara umum materi pokok yang dikeluarkan oleh BKN terkait dengan jabatan yang saya lamar itu secara umum keluar semua. Cuma tergantung lagi bagaimana kualitas belajar kita terkait hal-hal detail karena beberapa pertanyaan dan persoalan juga ada yang berkaitan dengan soal-soal yang sifatnya detail,” jelasnya.

Sebagai informasi, di dalam soal SKB pun tidak terdapat sebuah studi kasus. Akan tetapi, soal SKB lebih ke substansi dari regulasi-regulasi, kata Fauzan.

Di samping memahami kisi-kisi materi soal SKB, peserta juga diharapkan terus update mengenai isu-isu nasional yang terjadi. Sebab nantinya bisa jadi para penguji akan bertanya terkait isu nasional tersebut dalam wawancara. Bahan tersebut juga bisa peserta kaitkan dengan jabatan yang dilamar.

“Jangan lupa untuk update isu-isu nasional yang nanti bisa temen-temen kaitkan dengan jabatan yang dilamar, siapa tahu nanti ketika wawancara hal itu juga bisa ditanyakan sama penguji. Mungkin itu saja. Jaga kesehatan,” pungkasnya.

Reporter: Aprilia Wahyu Melati

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel