Intip Penjelasan Gerhana Bulan Sebagian Terlama untuk Abad Ini

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Gerhana Bulan Sebagian akan terjadi pada bulan November ini, tepatnya pada tanggal 18-19 November 2021. Gerhana Bulan Sebagian adalah kondisi di mana sebagian permukaan Bulan tertutupi bayangan atau umbra Bumi. Semakin Bulan menuju ke tengah atau pusat bayangan pada saat puncak Gerhana, maka durasi gerhana akan semakin lama. Fenomena ini disebut sebagai yang terlama di abad ini.

TERKAIT: Mitos Seputar Gerhana Bulan yang Populer di Seluruh Dunia

TERKAIT: Catat, Ini Niat dan Tata Cara Salat Gerhana Bulan!

TERKAIT: 5 Mitos Gerhana Bulan yang Selalu Saja Bikin Heboh

Dilansir dari Liputan6.com, berdasarkan statistik NASA tentang Gerhana Bulan dari tahun 2001 sampai 2100 menunjukkan, gerhana sebagian bulan ini akan menjadi yang terlama di abad ini dengan durasi lebih dari 3 jam dan 28 menit. Tentu durasi ini jauh lebih panjang jika dibandingkan dengan durasi Gerhana Total terlama abad ini yang hanya berlangsung selama hampir satu jam dan 43 menit pada 2018 lalu.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) berkata bahwa Gerhana Bulan Sebagian akan terjadi di Indonesia pada 19 November 2021. Tapi perihal menjadi Gerhana Bulan terlama abad ini, Lapan punya penjelasannya sendiri.

"Selama-lamanya durasi Gerhana Bulan Sebagian, tetap masih lebih lama durasi Gerhana Bulan Total yang durasinya dapat mencapai 5 jam 19 menit sejak kontak awal sebagian (saat Bulan tepat memasuki umbra Bumi) hingga kontak akhir sebagian (saat Bulan tepat meninggalkan umbra Bumi)," kata Andi Pangerang dari Pusat Riset Sains Antariksa seperti dikutip dari akun Instagram @pussainsa_lapan, Rabu (17/11/2021).

"Hal ini dikarenakan Bulan berada di tengah-tengah umbra sehingga durasi gerhananya menjadi lebih lama. Gerhana seperti ini disebut juga Total-Sentral."

Andi mengatakan, pada Gerhana Bulan Sebagian kali ini, permukaan Bulan akan tertutupi umbra Bumi sebesar 97,85%. Inilah yang membuat durasi gerhana dapat mencapai 3 jam 28 menit berdasarkan prediksi yang dilakukan oleh NASA.

Pada 16 Juni 2011 silam pun Indonesia pernah mengalaminya dengan durasi total selama 100 menit. Peristiwa ini akan kembali terjadi pada 7 Juli 2047 dengan durasi parsial + total sebesar 5 jam 19 menit, dan durasi total selama 101 menit.

Wilayah yang Paling Lama Melihat Gerhana Bulan Sebagian

Pada 18-19 November akan terjadi Gerhana Bulan Sebagian yang disebut-sebut sebagai yang terlama abad ini. (Pexels/Johannes Plenio)
Pada 18-19 November akan terjadi Gerhana Bulan Sebagian yang disebut-sebut sebagai yang terlama abad ini. (Pexels/Johannes Plenio)

Wilayah paling timur Indonesia akan menjadi wilayah yang paling lama melihat Gerhana Bulan Sebagian, menurut Andi Pangerang.

"Sayangnya di Indonesia hanya daerah Papua saja yang durasi gerhananya paling lama, yaitu 2 jam 20 menit sejak Bulan terbit. Sementara bagian Barat Indonesia tidak dapat mengamati puncak Gerhana bulan Sebagian," ujarnya.

Di Indonesia, pada 15 September 1932 silam, Gerhana Bulan Sebagian terlama terjadi dengan durasi 3 jam 24 menit. Lalu pada 12 Mei 1892 berlangsung selama 3 jam 26 menit.

Gerhana Bulan Sebagian terlama akan kembali terjadi di Indonesia pada 14 Agustus 2231 dengan durasi 3 jam 27 menit dan 17 Juli 2373 dengan durasi 3 jam 23 menit.

*Penulis: Vania Ramadhani Salsabillah Wardhani.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel