Intip Tarif Pajak untuk Orang Kaya di Negara Maju, Ada yang Sampai 45 Persen

Merdeka.com - Merdeka.com - Penerapan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) sempat mencuri perhatian publik, terlebih individu dengan gaji Rp5 juta per bulan. Melalui Direktorat Jenderal Pajak, pemerintah memberi porsi pajak berdasarkan penghasilan dengan akumulasi satu tahun.

Bagi individu dengan penghasilan Rp60 juta per tahun atau Rp5 juta per bulan maka tarif yang dikenakan sebesar 5 persen. Jika individu dengan rentang penghasilan Rp60 juta- Rp250 juta per tahun maka tarif pajak 15 persen. Jika Rp250 juta-Rp500 juta tarif pajak 25 persen.

Sementara penghasilan individu dengan rentang penghasilan Rp500 juta-Rp5 miliar tarif pajak 30 persen. Dan tarif pajak terhadap individu dengan penghasilan di atas Rp5 miliar dalam satu tahun, maka tarif pajak yang dibebankan sebesar 35 persen.

Lantas apakah persentase pajak untuk orang kaya di Indonesia sudah sangat tinggi?

Merdeka.com merangkum tarif pajak di beberapa negara maju seperti Amerika Serikat, Singapura, Jepang, dan Korea Selatan.

1. Amerika Serikat

Negeri yang saat ini dipimpin oleh Presiden Joe Biden menerapkan pajak individu mulai 10-37 persen. Pengenaan nilai pajak yang dibebankan ke setiap individu Amerika juga tergantung dengan status dan pendapatan per tahun.

Tarif pajak bagi individu belum menikah ataupun sudah menikah namun tarif pajak dibebankan ke masing-masing individu;

Pendapatan kurang dari USD11.000, tarif pajak 10 persen

USD 11.000 - USD44.725, tarif pajak USD1.100 + 12 persen

USD44.725 - USD95.375, tarif pajak USD5.147 + 22 persen

USD95.375 - USD182.100, tarif pajak USD16.290 + 24 persen

USD182.100 - USD231.250, tarif pajak USD37.104 + 32 persen

USD231.250 - USD 578.125, tarif pajak USD52.832 + 35 persen.

2. Singapura

Negara terkaya di Asia Tenggara ini juga membebankan pajak tinggi bagi orang-orang kaya. Porsi beban pajak individu Singapura juga berdasarkan pendapatan

SGD20.000 pertama tidak dikenakan pajak, namun USD10.000 selanjutnya dikenakan 2 persen

SGD30.000 pertama, tarif pajak 2 persen namun SGD10.000 selanjutnya dikenakan tarif pajak 3,50 persen

SGD40.000 pertama, tarif pajak 3,50 persen namun di SGD40.000 selanjutnya dikenakan tarif pajak 7 persen

SGD80.000 pertama, tarif pajak 7 persen. Di SGD40.000 selanjutnya dikenakan tarif pajak 11,5 persen

SGD120.000 pertama, tarif pajak 11,5 persen. Di SGD40.000 selanjutnya dikenakan tarif pajak 15 persen

SGD160.000 pertama tarif pajak 15 persen. Di SGD40.000 selanjutnya 18 persen

SGD200.000 pertama tarif pajak 18 persen. Di SGD40.000 selanjutnya dikenakan pajak 19 persen

Kemudian, warga Singapura dengan penghasilan di atas SGD320,000 maka tarif pajak yang dibebankan 22 persen. Sementara penghasilan di atas SGD1 juta maka tarif pajak yang diberikan 24 persen.

3. Jepang

Negeri yang dijuluki Negeri Matahari Terbit itu membebankan tarif pajak tertinggi bagi orang-orang kaya sebesar 45 persen. Berikut daftar tarif pajak berdasarkan penghasilan

Di atas ¥1.950.000 tarif pajak 5 persen

¥1.950.000 - ¥3.300.000 tarif pajak 10 persen

¥3.300.000 - ¥6.950.000 tarif pajak 20 persen

¥6.950.000 - ¥9.000.000 tarif pajak 23 persen

¥9.000.000 - ¥18.000.000 tarif pajak 33 persen

¥18.000.000 - ¥40.000.000 tarif pajak 40 persen

Di atas ¥40 juta yen tarif pajak mencapai 45 persen.

4. Korea Selatan

Negara yang berevolusi sebagai pusat entertainment ini juga menerapkan pajak tertinggi bagi orang-orang kaya dengan tarif maksimal 42 persen. Berikut daftar tarif pajak berdasarkan penghasilan

Di atas KRW12 juta tarif pajak 6 persen

KRW12 juta - KRW46 juta tarif pajak 15 persen

KRW46 juta - KRW88 juta tarif pajak24 persen

KRW88 juta - KRW150 juta tarif pajak 35 persen

KRW150 juta - KRW300 juta tarif pajak 38 persen

KRW300 juta - KRW500 juta tarif pajak 40 persen

KRW500 juta - KRW 1 miliar tarif pajak 42 persen. [idr]