Investasi dari Sekarang, 4 Cara Memilih Saham dengan Analisis Fundamental

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Saham mulai digandrungi banyak milenial dan generasi Z. Saham menjadi salah satu pilihan investasi yang memberikan keuntungan relatif besar dalam bentuk capital gain dan deviden. Namun, risiko kerugian tetap ada. Kerugian ini disebut dengan capital loss.

Karena itu, dalam berinvestasi saham, kamu harus memahami risiko dan mengenai beberapa cara untuk menganalisis suatu saham. Jadi, sebelum kamu membeli saham, kamu harus menganalisis sebelum memutuskan untuk membelinya, salah satunya dengan analisis fundamental.

Analisis ini menekankan kinerja suatu perusahaan. Kamu akan melihat hal-hal yang menggerakkan harga saham, sepeerti kebijakan makro, mikro, laporan keuangan, potensi industri, dan tingkat persaingan usaha serta model bisnis perusahaan ke depannya.

Nah, analisis ini juga memiliki pendekatan, salah satu top down analysis yang melihat gambaran besar soal perusahaan yang sahamnya akan kamu beli. Lewat pendekatan ini, kamu bisa tahu apakah kondisi sebuah perusahaan secara umum baik atau tidak. Ada 4 hal yang harus kamu periksa sebelum membeli saham sebuah perusahaan dengan pendekatan ini.

1. Makro Ekonomi

Ilustrasi Belajar Saham Credit: unsplash.com/Austin
Ilustrasi Belajar Saham Credit: unsplash.com/Austin

Analisis kondisi perekonomian secara umum, baik dunia dan Indonesia. Kamu harus memerhatikan apakah kondisi ekonomi memang sedang tumbuh atau menurun. Hal ini sangat penting karena perekonomian suatu negara yang sedang tumbuh biasanya sejalan beriringan dengan pasar saham yang sedang meningkat.

2. Sektor Industri

Kamu harus periksa mana sektor industri yang sedang berpeluang tumbuh dalam kondisi perekonomian sekarang. Cermati juga regulasi untuk melihat potensi pertumbuhan industri, apakah regulasi ini akan menghambat atau mendukung pertumbuhan sektor industri.

3. Laporan Keuangan Perusahaan

Keuangan perusahaan bisa dicermati dari laporan keuangan yang dikeluarkan perusahaan. Laporan ini mencakup laporan rugi laba, neraca, dan arus kas.

4. Good Corporate Governance (GCG)

GCG merupakan salah satu unsur utama yang dipertimbangkan oleh seorang investor saat ia memilih dari sekian banyak perusahaan untuk berinvestasi. Sebab, sebuah perusahaan yang memiliki tata kelola perusahaan yang baik (GCG) biasanya dipimpin oleh para eksekutif dan manajemen yang jujur dan berpengalaman dan memiliki kemampuan organisasi yang mumpuni. Hal ini akan menumbuhkan keyakinan para investor untuk memilih perusahaan tersebut sebagai tempat menginvestasikan uangnya.

#changemaker

Simak Video Berikut