Investasi Mampu Serap 307.000 Tenaga Kerja di Indonesia

Merdeka.com - Merdeka.com - Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Perumusan Kebijakan Fiskal Regional, Titik Anas mengatakan, masuknya investasi ke Indonesia telah menciptakan lapangan kerja, dan mampu menyerap sebanyak 307.000 tenaga kerja.

Menurut dia, selama pandemi covid-19 Indonesia termasuk negara yang sangat kuat dalam menarik investasi hingga kuartal III-2022. Hal itu terbukti dengan total investasi langsung pada kuartal III-2022 tercatat sebesar Rp307 triliun atau 42 persen lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu.

Begitupun investasi asing turut meningkat sebesar 63,6 persen. Artinya, dia menegaskan, Indonesia tidak hanya menerima investasi dari dalam negeri melainkan juga dari negara lain.

Meningkatnya investasi di Indonesia, menandakan pasar Indonesia masih menarik di mata investor di tengah risiko global. Kemenkeu pun memastikan prospek pertumbuhan ekonomi 2022 akan tetap berlanjut di tahun berikutnya, lantaran sepanjang tahun 2022 pertumbuhan ekonomi masih tumbuh positif.

Dia mengklaim, di antara negara-negara G20 dan ASEAN, Indonesia merupakan salah satu negara yang relatif cepat pulih dari pandemi. Fundamental ekonomi Indonesia tetap kokoh.

"Pertumbuhan PDB kami seperti yang Anda ketahui, tahun ini terus berkembang pesat tumbuh 5 persen pada kuartal satu, dan 5,4 persen kuartal dua, dan 5,7 persen pada kuartal tiga. Jadi kami memiliki pondasi yang sangat kuat," kata itik Anas, dalam The 1st International Student Leaders Meeting 2022 dengan tema Collective Actions for Transforming Sustainable Universities in the Post-Pandemic Time, Selasa (22/11).

Pemulihan ekonomi yang lebih kuat didukung utamanya oleh permintaan domestik dan pertumbuhan ekspor yang solid. Penanganan pandemi yang efektif dan dukungan kebijakan baik pada permintaan untuk memasok daya beli melalui bantuan sosial dan subsidi. Kemudian keringanan pajak untuk perusahaan.

Kami cukup optimistis dengan pertumbuhan tahun ini. Bisa di kisaran 5 – 5,3 persen. Jadi, cukup tinggi dibandingkan dengan negara lain. Kami (Indonesia) termasuk yang kami sebut sebagai The shining light around the world from the emerging country," pungkasnya.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com [azz]