Investasi Reksa Dana di Pluang Kini Bisa Bayar Pakai GoPay

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pluang baru saja mengumumkan telah kerja sama dengan GoPay menjadi salah satu mitra pembayaran. Karenanya, investor kini dapat menambah investasi reksa dana menggunakan saldo GoPay tanpa biaya pemindahan dana maupun biaya admin.

Lewat kerja sama ini pula, investor kian mudah dalam melakukan pembayaran reksa dana di aplikasi Pluang dengan minimum transaksi Rp 15.000 saja. Menurut Co-Founder Pluang, Claudia Kolonas, fitur ini merupakan salah satu yang ditunggu-tunggu pengguna reksa dana di aplikasi Pluang.

"Dengan kerja sama ini, investor akan lebih efisien dalam melakukan pembayaran investasi reksa dana, karena baik dari GoPay ke bank kustodian tidak ada biayanya sama sekali," tutur Claudia dalam keterangan resmi yang diterima, Minggu (11/7/2021).

Nantinya, investor yang ingin melakukan pembayaran dengan GoPay, cukup mengklik beli reksa dana di aplikasi Pluang dan memasukkan nominal yang ingin dibeli. Selanjutnya, pilih metode pembayaran menggunakan GoPay, dan investor akan langsung diarahkan ke aplikasi Gojek untuk menyelesaikan pembayaran.

Claudia menuturkan, pembelian unitnya sendiri akan diproses dalam waktu satu hingga dua hari kerja. Dengan kehadiran GoPay sebagai kanal pembayaran di aplikasi Pluang, Claudia berharap, pengguna dapat bertransaksi lebih nyaman.

"Berkat kerjasama dengan platform fintech seperti Pluang, GoPay telah menjadi andalan masyarakat untuk berinvestasi," tutur Head of Corporate Affairs GoPay Winny Triswandhani. Winny juga mengatakan nilai transaksi GoPay untuk keperluan investasi meningkat hingga tujuh kali lipat sepanjang 2020.

Pluang baru saja mengumumkan telah kerja sama dengan GoPay menjadi salah satu mitra pembayaran. Karenanya, investor kini dapat menambah investasi reksa dana menggunakan saldo GoPay tanpa biaya pemindahan dana maupun biaya admin.

Lewat kerja sama ini pula, investor kian mudah dalam melakukan pembayaran reksa dana di aplikasi Pluang dengan minimum transaksi Rp 15.000 saja. Menurut Co-Founder Pluang, Claudia Kolonas, fitur ini merupakan salah satu yang ditunggu-tunggu pengguna reksa dana di aplikasi Pluang.

"Dengan kerja sama ini, investor akan lebih efisien dalam melakukan pembayaran investasi reksa dana, karena baik dari GoPay ke bank kustodian tidak ada biayanya sama sekali," tutur Claudia.

GoPay dan Pluang Tawarkan Investasi Emas Digital Lewat GoInvestasi

Ilustrasi Investasi Emas Credit: pexels.com/Michael
Ilustrasi Investasi Emas Credit: pexels.com/Michael

Sebelumnya di pertengahan tahun lalu, GoPay dan Pluang membentuk GoInvestasi dalam memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk berinvestasi emas melalui aplikasi Gojek.

"Melalui GoInvestasi, kami memberikan solusi finansial mudah, tepercaya, dan menguntungkan untuk semua masyarakat Indonesia, apa pun latar belakangnya. Kemitraan dengan GoPay membuka peluang semua orang kini dapat berinvestasi dan menabung demi masa depan yang lebih baik," ujar co-founder Pluang, Claudia Kolonas, seperti dikutip dari keterangan resminya, Rabu (10/6/2020).

Melalui GoInvestasi, pengguna diklaim dapat merasakan keunggulan utama berinvestasi dan menabung emas di Pluang, yaitu harga emas kompetitif, bisa menabung emas mulai dari 0,01 gram, atau setara dengan 8 ribu rupiah saat ini, tanpa biaya tambahan apa pun.

Pengguna juga dapat mencairkan investasi emas berupa uang tunai secara langsung ke akun GoPay mereka. Selain itu, emas digital juga dapat ditukarkan menjadi logam emas bersertifikat ANTAM 99,99 persen.

Pernyataan GoPay

Managing Director GoPay, Budi Gandasoebrata, mengatakan GoPay memprioritaskan fitur, layanan, dan keamanan, untuk terus menjadi pembayaran digital andalan bagi masyarakat.

"GoPay juga menyiapkan berbagai fitur baru yang dapat memudahkan transaksi tanpa kontak di mana pun, termasuk investasi. Berdasarkan data Gopay, investasi adalah salah satu tren penggunaan yang meningkat saat ini. Oleh karena itu, kami yakin fitur investasi yang transparan dapat dilakukan kapan saja, dan di mana saja akan memenuhi kebutuhan pengguna," kata Budi Budi.

Semua transaksi di GoInvestasi diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), dan emas dijamin oleh PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Segala transaksi yang terjadi tidak hanya tercatat dalam aplikasi, tapi juga di badan pemerintah, yaitu BAPPEBTI dan fisik emas yang ditabung dijamin oleh KBI.

Untuk menggunakan GoInvestasi, pengguna harus memiliki akun Gojek. Pengguna dapat langsung bertransaksi membeli emas digital pertama mulai dari 0,01 gram di aplikasi Gojek dengan GoPay.

(Dam/Isk)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel