Investigasi Pertamina: Ledakan di Prabumulih Akibat Akumulasi Uap Gas Oil Pit

Merdeka.com - Merdeka.com - PT Pertamina merampungkan investigasi terkait ledakan di pipa gas di Desa Kemang Tengah, Rambang Kapak Tengah, Prabumulih, Sumatera Selatan. Ledakan itu disebabkan akumulasi uap gas atau kondensat di sekitar oil pit dan rawa.

Senior Manager Limau Field Zulfikar Akbar menerangkan, penyebab ledakan itu berdasarkan hasil investigasi internal dan penelitian laboratorium forensik yang turut mengindentifikasi penyebab kebakaran. Hasil dari investigasi tersebut akan menjadi dasar penyelidikan selanjutnya termasuk kemungkinan adanya kelalaian.

"Ledakan itu bukan akibat kebocoran pipa gas, tapi akumulasi uap gas di oil pit," ungkap Zulfikar, Selasa (10/5).

Dia menerangkan, sepuluh menit sebelum kejadian, operator mencium bau uap gas atau kondensat yang sangat menyengat dari arah rawa dan langsung dilaporkan ke pengawas. Belum sempat diambil tindakan, terjadi ledakan dari sumber yang belum diketahui dengan pasti.

Operator melakukan pemadaman di oil pit dan rawa yang terbakar menggunakan alat pemadam kebakaran dan mendatangkan dua unit truk pemadam kebakaran dari Limau Field dan Prabumulih Field. Dua jam kemudian, apit dapat dipadamkan dan dilanjutkan pendinginan serta pengamanan di TKP.

"Kejadiannya begitu cepat sehingga belum sempat ditangani langsung meledak," ujarnya.

Sembari melakukan pemadaman, tim melihat dua warga yang belakangan diketahui pasangan suami istri, K (52) dan N (47), terkena sambaran api. Ketika itu, mereka melintas menggunakan sepeda motor untuk berangkat ke kebun.

"Tim mengevakuasi kedua korban ke rumah sakit. Sekarang kondisinya sudah membaik, sudah sadar penuh," ujarnya.

Dikatakan, kejadian itu tidak menimbulkan kerugian yang berdampak pada operasional SKG I sebagai penyuplai kebutuhan gas di Limau Field. Pertamina tengah melakukan evaluasi dan pengembangan untuk meningkatkan keanealan fasilitas operasi yang mengedepankan aspek kesehatan, keselamatan, sosial, dan lingkungan.

"Itu menjadi prioritas kami dalam bekerja, evaluasi sedang kami lakukan agar menjadi lebih baik," pungkasnya. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel