Investor Kembali Buru Aset Kripto di Tengah Sentimen Varian Omicron

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Bitcoin, Ethereum dan kripto berkapitalisasi pasar besar lainnya berada di zona hijau, Rabu (5/1/2022). Hal ini disebabkan karena investor mulai memandang Omicron sebagai potensi yang tidak terlalu mengganggu ekonomi global daripada varian virus corona sebelumnya, sebab penelitian menunjukkan risiko rawat inap lebih rendah.

"Jumlah kasus COVID-19 yang sedikit lebih tinggi di AS, dan sedikit lebih tinggi di China, tampaknya akan meningkatkan kekhawatiran rantai pasokan dan ketakutan akan inflasi yang lebih tinggi di AS, daripada meningkatkan kekhawatiran pertumbuhan," kata Public Relation Manager Litedex Protocol, David Saragih, dalam keterangan tertulis Rabu (5/1/2022).

Adapun dalam laporan risetnya, David menuliskan, pasar yang cenderung membosankan selama sebulan terakhir tampaknya membuat trader tertarik kembali untuk memburu aset kripto.

Selain itu, Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika Serikat (AS) kembali menunda keputusan pengesahan Exchange-Traded Fund (ETF) di bursa berjangka Bitcoin NYDIG selama 60 hari.

Berdasarkan data sejarahnya, harga Bitcoin pada Januari selalu membukukan koreksi. Secara rata-rata, tingkat pengembalian (return) bulanan Bitcoin di Januari dalam 9 tahun terakhir cenderung negatif, yakni sebesar -3,3 persen.

Namun, beberapa bulan terakhir, Bitcoin sudah mencatatkan pengembalian positif sekitar 50 persen pada Januari 2022.

Menurut laporan baru dari CoinShares, dari sisi arus dana investor, produk investasi aset digital melihat adanya arus masuk (inflow) sebesar USD 9,3 miliar pada 2021, hal tersebut meningkat 36 persen dari 2020.

Beberapa investor mulai menarik dananya dari pasar kripto pada pekan terakhir 2021. Pada pekan itu tercatat arus keluar (outflow) sebesar USD 32 juta. Angka tersebut menunjukkan ada beberapa keraguan investor jangka pendek, yang disebabkan adanya aksi jual masif kripto pada awal Desember 2021.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Prediksi Bitcoin

Bitcoin - Image by VIN JD from Pixabay
Bitcoin - Image by VIN JD from Pixabay

Berdasarkan data dari CoinMarketCap pukul 09:31 WIB, hanya koin digital Terra dan Polkadot yang terkoreksi pada pagi hari ini. Terra terkoreksi 2,72 persen ke level USD 84,81 per koin atau setara dengan Rp 1.214.479 (asumsi kurs Rp 14.320 per dolar AS) dan Polkadot terpangkas 2,19 persen ke USD 29,26 per koin atau sekitar Rp 419.003 per koin.

Sedangkan yang lainnya berhasil menguat ke zona hijau pada Rabu pagi, 5 Januari 2022. Bitcoin menguat 0,3 persen ke level harga USD 46.297,49 per koin atau setara dengan Rp 662.980.057 per koin, Ethereum melesat 1,92 persen ke level USD 3.802,84 per koin atau Rp 54.456.669 per koin.

Binance Coin melonjak 1,35 persen ke USD 511,42 per koin (Rp 7.323.534 per koin), dan Cardano terapresiasi 1,44 persen ke USD 1,32/koin (Rp 18.902 per koin).

Pada perdagangan sore ini, Ethereum di platform Litedex Protocol di jam 15.00 WIB, menguat di harga USD 3.810.17 (+1,10 persen) dengan volume transaksi sebesar USD 13,85 miliar dengan kapitalisasi pasar USD 454,85 miliar.

"Sedangkan untuk perdagangan besok, Ethereum kemungkinan akan dibuka fluktuatif namun ditutup menguat pada kisaran USD 3.770.30 - USD 3.960.50," ujar dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel