Investor Soroti Data Ketenagakerjaan AS, Rupiah Melemah

·Bacaan 1 menit

VIVA – Nilai tukar rupiah terkoreksi jelang rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat. Rupiah dibuka melemah 12 poin atau 0,09 persen ke posisi Rp14.355 dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.343 per dolar AS, pada pembukaan perdagangan di pasar spot pagi ini.

Meski demikian, analis Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Nikolas Prasetia mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi yang tumbuh positif dapat menjadi penopang pergerakan rupiah hari ini.

"Secara lokal memang terlihat positif dan bisa membuat rupiah menguat, namun di satu sisi di pasar internasional perlu diperhatikan data Non Farm Payroll AS yang malam ini rilis," ujar Nikolas di Jakarta, Jumat, 7 Agustus 2021.

Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 7,07 persen (yoy) pada kuartal II 2021. Capaian itu didukung upaya pemerintah yang gencar dalam menjalankan program vaksinasi, sehingga mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk melakukan mobilitas.

"Secara keseluruhan data tenaga kerja AS nanti malam diperkirakan optimis. Jadi untuk rupiah perlu waspada jelang penutupan nanti sore, bisa saja pelaku pasar jadi beralih ke wait-and-see lagi," kata Nikolas.

Baca juga: IPO Bukalapak Catat Banyak Sejarah Baru, Ini Daftarnya

Sebagai informasi, Pemerintah AS nanti malam akan merilis data indeks upah rata-rata per jam, jumlah tenaga kerja di luar sektor pertanian, dan tingkat pengangguran. Jika ketiga data tersebut dirilis dengan hasil yang lebih buruk dari estimasi, berpotensi memicu pelemahan dolar AS.

Pada Kamis kemarin, rupiah ditutup terkoreksi 30 poin atau 0,21 persen ke posisi Rp14.343 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.3139 per dolar AS.

Sementara itu data Jakarta interbank spot dollar rate (Jisdor) Bank Indonesia, kurs rata-rata rupiah hingga kemarin mengalami penguatan. Yaitu Rp14.342 per dolar AS dibanding hari sebelumnya Rp14.324 per dolar AS. (Ant)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel