IPC paparkan upaya antisipasi dampak efek domino di Terusan Suez

Risbiani Fardaniah
·Bacaan 1 menit

PT Pelindo II (Persero) atau IPC mengungkapkan upaya antisipasi dampak cuaca buruk serta kejadian luar biasa di Terusan Suez pada akhir Maret lalu yang menimbulkan efek domino terhadap perubahan jadwal kapal.

Direktur Utama IPC Arif Suhartono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, menjelaskan dalam waktu dekat pihaknya akan mengalihkan kapal-kapal yang tiba bersamaan ke beberapa terminal serta mengosongkan lapangan yang digunakan untuk menampung kontainer.

"Selain itu kami juga berupaya untuk meningkatkan pelayanan di masa sibuk ini melalui penyediaan lebih banyak area penyangga di pelabuhan, mengoptimalkan implementasi Single Truck ID (TID), melakukan pengaturan jadwal kedatangan truk ke dalam area terminal, serta rencana re-layout pelabuhan," katanya.

Menurut Arif, pulihnya kegiatan perekonomian dan industri baik secara nasional maupun global pada 2021 mulai berdampak pada kegiatan ekspor dan impor, serta peningkatan volume barang di pelabuhan-pelabuhan besar, termasuk Tanjung Priok.

Baca juga: Investigator naiki kapal dI awal penyelidikan penyumbatan Terusan Suez

Kendati demikian, peningkatan kegiatan ekspor dan impor ditambah dengan cuaca buruk serta kejadian luar biasa di Terusan Suez menimbulkan efek domino terhadap perubahan jadwal kapal

Efek domino tersebut termasuk kongesti di pelabuhan keberangkatan sebelumnya, di antaranya dari Pelabuhan di Singapura, yang mengakibatkan keterlambatan jadwal kedatangan kapal di Pelabuhan Tanjung Priok.

Akibatnya, menimbulkan antrian pelayanan menuju pelabuhan untuk proses penerimaan barang dari pengguna jasa ke lapangan penumpukan sementara dan pengiriman barang dari lapangan penumpukan sementara ke gudang.

Sebagai strategi jangka panjang, kata Arif, IPC akan membangun New Priok Eastern Access (NPEA) sebagai akses baru menuju ke Terminal Kalibaru dari wilayah timur dan terkoneksi langsung dengan jalan tol.

"Dengan adanya akses baru ini diharapkan membuat lalu lintas dari dan menuju Pelabuhan Tanjung Priok ini menjadi lebih baik," ujarnya.

Baca juga: Otoritas pelabuhan: Pembangunan Terminal Kalibaru terus berlanjut