IPCC Bakal Operasikan Terminal Kendaraan di Pelabuhan Belawan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) menjalin kerja sama dengan Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara. Kerja sama ini dalam hal pengoperasian Terminal Kendaraan.

Diketahui, IPCC merupakan anak usaha dari Pelindo II dan Pelabuhan Belawan sebelumnya merupakan bagian Pelindo I.

Dengan telah bergabung seluruh Pelindo I, Pelindo II, Pelindo III dan Pelindo IV menjadi satu entitas yaitu Pelabuhan Indonesia (Pelindo), maka kerjasama ini perwujudan yang saling membangun dan saling terintegrasi sama lain.

Adanya penjajakan ini sebelumnya pernah dilakukan pada 2020. Dimana saat itu, Pelabuhan Belawan masih menjadi bagian dari Pelindo I dan IPCC masih menjadi bagian dari Pelindo II.

Penandatanganan Nota Kesepahaman ini dilakukan oleh Direktur Operasional dan Komersial Pelindo 1 Ridwan Sani Siregar, Plh Direktur Utama PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk Arif Isnawan, dan Direktur Utama PT Jasa Peralatan Pelabuhan Indonesia Bunyamin Syukur yang disaksikan oleh Direktur Utama Pelindo 1 Dani Rusli Utama pada Kamis, 12 November 2020.

Seiring berjalannya waktu dan telah terintegrasinya antar Pelindo, maka Nota Kesepahaman tersebut diwujudkan dalam kerjasama pengoperasian Terminal Kendaraan di Pelabuhan Belawan dengan IPCC.

Kemudian, pada 16 November 2021 bertempat di Pelabuhan Belawan, Manajemen IPCC bersama dengan Manajemen Cabang Pelabuhan Belawan telah melakukan penandatangan MoU Rencana Kerjasama Pengoperasian Terminal Kendaraan.

Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Direktur Utama PT Pelindo Multi Terminal, Drajat Sulistyo, dan Direktur Pengelola Pelindo Holding, Putut Sri Muljanto yang ikut menyaksikan Penandatanganan MOU antara IPCC dan Regional 1 tentang Rencana Kerjasama Pengoperasian Terminal Kendaraan di Pelabuhan Belawan.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Mekanisme Kerja Sama

Kapal KM Serasi V secara perdana mengangkut 700 unit mobil CBU yang didominasi merek Toyota dari Pelabuhan Patimban ke Pelabuhan Belawan. (Dok Kemenhub)
Kapal KM Serasi V secara perdana mengangkut 700 unit mobil CBU yang didominasi merek Toyota dari Pelabuhan Patimban ke Pelabuhan Belawan. (Dok Kemenhub)

Terkait dengan Pelabuhan Belawan yang mengoperasikan Terminal Kendaraan bukanlah barang baru.

Terminal khusus mobil yang dibangun pada 2017 ini terletak di area eks dermaga 004 Pelabuhan Belawan Lama dan menjadi pintu gerbang masuknya mobil-mobil baru dari Jakarta.

Dengan adanya Terminal Kendaraan tersebut, maka akan mempercepat kegiatan bongkar muat mobil yang selama ini dilakukan melalui dermaga konvensional.

Pembangunan Terminal Kendaraan tersebut ini juga dilakukan guna mengakomodasi peningkatan bongkar muat mobil di Pelabuhan Belawan. Pasca merjernya Pelindo, maka Pelabuhan Belawan sesuai dengan struktur organisasi yang baru berada pada Regional Holding 1.

Sepanjang delapan bulan di 2021, Cabang Pelabuhan Belawan telah melayani bongkar muat kendaraan sebanyak 39.415 unit CBU dimana jumlah ini telah mengalami kenaikan 35,77 persen dibandingkan pencapaian di periode yang sama di tahun lalu sebanyak kurang lebih 29.030 unit CBU.

Adapun mekanisme kerjasama antara Cabang Pelabuhan Belawan dengan IPCC ialah dengan revenue sharing.

Ke depan, kerjasama dengan pola serupa maupun pola lainnya dapat terbuka antara IPCC dengan cabang pelabuhan lainnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel