IPCM tandatangani perjanjian pembangunan empat kapal

·Bacaan 2 menit

PT Jasa Armada Indonesia Tbk (JAI) atau IPCM melakukan penandatanganan dua surat perjanjian atas pekerjaan pembangunan satu unit kapal tunda dan tiga unit kapal pandu di Jakarta, Kamis (30/12/2021).

Perjanjian ini mengatur pelaksanaan pekerjaan satu unit kapal tunda dengan daya minimal 2 x 2200 HP tipe Azimut Stern Driven (ASD) dengan nilai investasi Rp68,9 miliar, serta tiga unit kapal pandu dengan daya minimal 2 x 300 HP tipe Outboard Engine dengan nilai investasi sebesar Rp21,63 miliar.

"Ini merupakan komitmen IPCM dalam mengelola dana hasil IPO. Bisnis kami dalam penundaan dan pemanduan merupakan layanan kapal untuk membantu menavigasi saat akan masuk maupun keluar dermaga menggunakan kapal tugboat," kata Direktur Armada dan Operasi IPCM Iqbal dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat.

Adapun perjanjian pertama yaitu perjanjian pekerjaan pembangunan satu unit kapal tunda dengan daya minimal 2 x 2200 HP tipe ASD ditandatangani antara IPCM dan PT Dumas Tanjung Perak Shipyards.

Sementara perjanjian kedua yaitu kesepakatan pekerjaan pembangunan tiga unit kapal pandu dengan daya minimal 2 x 300 HP tipe Outboard Engine ditandatangani antara IPCM dengan PT Galangan Kapal Yasa Wahana Tirta Samudera (Samudera Shipyard) dan PT Constrine Jaya Group dimana merupakan perusahaan dengan kemitraan/KSO.

Iqbal menyampaikan kepada kontraktor pelaksana agar bekerja secara profesional dan berintegritas, serta berkomitmen menyelesaikan proyek tepat waktu dan
menjaga kualitas pekerjaan tanpa ada gratifikasi kepada insan IPCM.

Pembangunan empat kapal ini pun diharapkan dapat semakin mendukung kelancaran operasional dan perkuatan armada milik IPCM dalam memberikan pelayanan optimal kepada pengguna jasa serta ekspansi usaha IPCM kedepan.

Acara penandatanganan untuk pekerjaan pembangunan kapal tunda dan kapal pandu ini turut dihadiri oleh Direktur Armada dan Operasi PT JAI Tbk Iqbal, Direktur PT Dumas Tanjung Perak Shipyard Jan Anindhitya, Direktur Utama PT Samudera Shipyard Musthofa, serta Direktur Utama PT Constrine Jaya Group Agung Pambudi.

Baca juga: Jasa Armada Indonesia bagikan dividen interim Rp18,15 miliar
Baca juga: Laba IPCM meningkat 30 persen jadi Rp90,5 miliar pada September
Baca juga: IPCM teken MoU bidang layanan kapal dengan Pelindo Marine Service

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel