IPDN dorong praja memiliki spiritual kuat untuk hadapi tantangan zaman

·Bacaan 2 menit

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) berupaya mendorong praja sebagai calon aparatur sipil negara (ASN) agar memiliki spiritual yang kuat dan berakhlak mulia untuk menghadapi tantangan zaman sehingga bisa melaksanakan tugas menjalankan pemerintahan dengan baik, Rektor IPDN Hadi Prabowo.

"Pentingnya agama menjadi landasan hidup kita dengan tantangan zaman yang semakin kompleks," katanya saat kuliah umum yang menghadirkan penceramah ternama ustadz Dr Das'ad Latif di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu.

Ia mengatakan bahwa IPDN sengaja mendatangkan ustadz Das'ad Latif untuk memberikan siraman rohani dalam menguatkan mental spritual dan memantapkan jati diri sebagai praja maupun nanti saat menjadi ASN.

Kegiatan itu, kata dia, diikuti sekitar 5.849 orang yang dilaksanakan secara luring di Kampus IPDN Jatinangor dan daring dengan praja dan karyawan IPDN di berbagai kampus daerah di Indonesia.

Ia berharap adanya siraman rohani dari ustadz Das'ad Latif maka lulusan IPDN dapat bekerja sesuai aturan, pengetahuan dengan landasan penuh keimanan, ketakwaan, dan berakhlak mulia.

"Kita harus bekerja berdasarkan pengetahuan dan keimanan," katanya.

Ia menyampaikan perkembangan zaman di era teknologi informasi ini seringkali banyak yang terjebak dengan tersebarnya ujaran kebencian dan sebagainya sehingga bisa meruntuhkan keimanan, dan nasionalisme bangsa.

Dalam kondisi sebaran informasi yang banyak itu, kata Rektor, maka seluruh praja IPDN harus mampu menguasainya, dan tetap memiliki kemampuan diri dalam menumbuhkan jiwa nasionalisme dan berkepribadian yang baik.

"Jati diri ASN praja ini harus tetap mampu menunjukkan karakteristik bangsa Indonesia yang mampu menumbuhkan jiwa nasionalisme dan berkepribadian yang baik," katanya.

Ia berharap adanya siraman rohani bagi praja IPDN akan membentuk suatu kepribadian yang bisa mewujudkan ketahanan hidup berdasarkan pada nilai-nilai agama dan spiritual.

"Nantinya mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat, mengabdi, dan memberikan pelayanan," kata Hadi Prabowo.

Ustadz Das'ad Latif dalam ceramahnya menyampaikan bahwa praja yang saat ini sedang mengikuti pendidikan di Kampus IPDN nantinya akan menjadi orang yang memiliki kemampuan untuk mengelola negara agar lebih baik.

Ia mengingatkan seluruh praja IPDN agar terus bersyukur bisa belajar di IPDN karena dari sekian banyak orang hanya orang yang terpilih dan memiliki kemampuan ilmu yang bisa masuk IPDN, untuk itu harus disyukuri dengan belajar dan menjaga akhlak.

"Salah satu tujuannya agar keluarnya dari IPDN ini punya akhlak yang baik dan ilmu," demikian Das'ad Latif .

Baca juga: IPDN salurkan bantuan pangan untuk korban bencana erupsi Gunung Semeru

Baca juga: IPDN beri penghargaan Kartika Pamong Praja kepada Gubernur Gorontalo

Baca juga: Praja IPDN sosialisasikan prokes cegah varian Omicron di Surabaya

Baca juga: KPK dalami pertemuan bahas "fee" kasus proyek Gedung IPDN Sulut

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel