iPhone 12 Punya Sesuatu yang Baru, tapi Terbatas

Lazuardhi Utama, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 2 menit

VIVA – Raksasa teknologi Amerika Serikat (AS), Apple, telah mengumumkan satu tambahan warna terbaru untuk seri iPhone 12, yakni ungu, sehingga total keseluruhan varian yang mereka miliki berjumlah enam, Tapi, warna ini hanya tersedia untuk iPhone 12 dan iPhone 12 Mini.

Varian Ungu akan tersedia untuk preorder menjelang akhir pekan ini dan mulai dijual pada 30 April mendatang. Sama seperti varian warna lainnya, frame perangkat juga mempunyai warna senada. Produsen ponsel pintar yang berbasis di Cupertino ini juga menyediakan aksesori yang sesuai dengan warna baru.

Baca: Julukan Ponsel China Ini Sama Seperti Mobil Dinas Presiden Joe Biden

iPhone 12 dan iPhone 12 Mini awalnya tersedia dalam warna hitam, biru, hijau, merah, dan putih saat diluncurkan pada tahun lalu. Keduanya memiliki layar OLED, chipset bionic Apple A14, kamera belakang ganda serta RAM 4GB, menurut situs Gizmochina, Rabu, 21 April 2021.

Tapi, pada bulan lalu, sebuah situs asal Slovakia bernama Svetapple mendapati warna salah satu perangkat Apple seorang pengguna memudar. Laporan tersebut tampaknya sebagian besar mengarah pada model iPhone 12 berwarna merah.

Terlihat iPhone 12 berwarna merah tersebut memiliki warna yang memudar di bagian sisi kiri dan kanannya. Warna tersebut berubah menjadi oranye. Laporan tersebut mengklaim bahwa ponsel telah dilindungi dalam case, yang berarti masalah dengan bahan pada case yang menyebabkan warnanya memudar.

"Dari sudut pandang kami, cacat ini disebabkan oleh perawatan permukaan yang buruk atau tidak sempurna. Warna merah tua mulai memudar di salah satu sudut, yang secara visual sangat tidak terlihat bagus," demikian menurut Svetapple.

Mereka bersikeras bahwa mereka tidak melakukan kesalahan disengaja yang menyebabkan kecacatan. Mereka lalu menyisir internet untuk menemukan kejadian serupa. Dalam laporan lain menyebutkan beberapa pengguna mengklaim masalah tersebut tak hanya terjadi pada iPhone 12 saja, namun juga pada iPhone 11 dan iPhone SE 2.

Sudah jatuh tertimpa tangga. Itulah yang dialami Apple. Setelah sebelumnya diprotes pengguna lantaran warna merah pada iPhone 12 memudar, kini, raksasa teknologi Amerika Serikat (AS) tersebut terkena denda US$2 juta atau hampir Rp29 miliar gara-gara jual iPhone 12 tanpa charger atau alat pengisi daya.

Adalah Badan Perlindungan Konsumen Sao Paulo di Brazil, Procon-SP, yang mengatakan bahwa Apple terlibat dalam 'iklan menyesatkan karena menjual perangkat tanpa pengisi daya dan persyaratan yang tidak adil', dengan menuduh mereka gagal membantu pelanggan yang 'memiliki masalah dengan beberapa fungsi' di iPhone mereka setelah pembaruan.