iPhone 14 Pro dan Pro Max Bakal Alami Kendala Distribusi Hingga Akhir Tahun

Merdeka.com - Merdeka.com - Di tengah besarnya permintaan terhadap iPhone 14 Pro dan Pro Max, Apple mengumumkan kendala dalam distribusi kedua produk tersebut. Hal ini usai kebijakan pembatasan Covid-19 China memengaruhi operasi pabrik Apple di negara itu.

"Pembatasan COVID-19 untuk sementara berdampak pada fasilitas utama produksi iPhone 14 Pro dan iPhone 14 Pro Max yang berlokasi di Zhengzhou, China. Fasilitas tersebut saat ini beroperasi dengan kapasitas yang berkurang secara signifikan," kata Apple dalam keterangannya, dikutip dari BGR, Selasa (8/11).

Akibat itu, Apple memperkirakan distribusi iPhone Pro dan Pro Max bakal terkendala hingga waktu lama. Prediksi perusahaan, konsumen harus menunggu empat hingga lima minggu untuk bisa menerima pesanan mereka.

Raksasa teknologi itu belum mengetahui seberapa lama pembatasan Covid-19 di China berlangsung. Apple mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pemasok untuk mengembalikan tingkat produksi normal, sambil memastikan kesehatan dan keselamatan pekerja.

"Seperti yang telah kami lakukan selama pandemi COVID-19, kami memprioritaskan kesehatan dan keselamatan pekerja di rantai pasokan kami," tulis perusahaan.

Seri iPhone 14 memang mendapat sambutan yang beragam sejak peluncuran perdana Apple pada September lalu. Penjualan iPhone 14 Pro dan Pro Max laris manis di pasaran. Kedua produk tersebut terjual habis di situs web Apple segera setelah diluncurkan. Sementara itu, model iPhone 14 dan Plus tampaknya memiliki lebih sedikit permintaan dari konsumen.

Pantauan merdeka.com, Selasa (8/11) pagi, seluruh varian warna maupun kapasitas iPhone 14 Pro dan Pro Max kehabisan stok di situs iBox, sebagai salah satu distributor resmi produk Apple di Indonesia. Berbeda dengan iPhone 14 dan 14 Plus yang dalam keterangan situs tertulis stok tersedia.

Reporter Magang: Michelle Kurniawan [faz]