iPhone SE3 5G dirumorkan masuk tahap uji coba

·Bacaan 1 menit

Ponsel seri SE generasi ketiga dari Apple yaitu iPhone SE3 yang bisa memanfaatkan jaringan 5G dirumorkan akan memasuki tahap uji coba untuk produksinya.

Seri SE memiliki penggemar tersendiri di kalangan pecinta gadget karena dapat mempertahankan bentuk klasik dari iPhone yang memiliki home button dan memiliki ukuran lebih kecil dibanding ponsel- ponsel masa kini dengan layar cukup lebar.

Mengutip GizmoChina, Senin, ponsel iPhone SE 3 diperkirakan akan rilis pada 2022 setelah pada 2020 Apple telah mengeluarkan generasi keduanya.

Baca juga: Google Pixel 4a bakal lebih murah dari iPhone SE

Berdasarkan bocoran sejauh ini, Apple iPhone SE 3 akan hadir dengan layar LCD Retina HD 4,7 inci dan juga akan menampilkan home button disertai sensor sidik jari.

iPhone SE3 kemungkinan akan menjadi smartphone dari Apple yang terakhir memiliki panel layar LCD dan button home.

Dari segi prosesor, ponsel ini akan ditenagai oleh prosesor Apple A15 bersama dengan RAM 3 GB dan varian iPhone SE3+ akan disertai RAM sebesar 4GB.

Chipset terbaru dari iPhone itu nantinya akan bisa mendukung kinerja jaringan 5G untuk penggunanya.

Sementara dari sisi kamera, dikabarkan kamera berukuran 12 mengapiksel akan menjadi kamera utama dari ponsel ini.

Perusahaan J.P Morgan dalam laporannya menyebutkan bahwa iPhone SE terbaru itu akan dapat menggaet sekitar 1,4 miliar pengguna Android di kelas menengah ke bawah serta dapat menggaet sekitar 300 juta pengguna iPhone model lama.

Laporan itu meningkatkan perkiraan untuk penjualan iPhone SE di 2022 menjadi 30 juta unit dengan pengiriman iPhone total secara tahunan menjadi 250 juta unit dan lebih tinggi 10 juta dari 2021.

Baca juga: iPhone SE 3 akan dibekali 5G

Baca juga: Bocoran iOS 15, iPhone SE hingga 6s Plus tak ada dalam daftar

Baca juga: Apple bakal luncurkan iPhone SE generasi tiga dan Airpods Pro 2 April

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel