IPO Perusahaan Produsen Kemasan Minuman Ini Bakal Terbesar di Pakistan

·Bacaan 2 menit
Ilustrasi IPO 3 (Liputan6.com/M.Iqbal)

Liputan6.com, Jakarta - Ashmore Investment Management Ltd. berencana untuk menjual sebagian dari saham mereka di perusahaan produsen kemasan minuman Pakistan Aluminium Beverage Cans Ltd (PABC). melalui penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO).

Dilansir dari Bloomberg, ditulis Minggu (25/4/2021), Manajer investasi yang berbasis di Inggris ini berencana menjual 26 persen saham di perusahaan tersebut melalui IPO di Karachi.

Chief Executive Officer PABC Azam Sakrani mengatakan dana segar yang bisa diperoleh dari IPO sekitar 3,3 miliar rupee Pakistan (USD 22 juta atau sekitar Rp 319,18 juta dengan asumsi kurs Rp 14.537 per dollar AS).

Ashmore akan menjual sisa 51 persen kepemilikan mereka di PABC melalui penempatan pribadi kepada investor lokal yang termasuk pemegang saham saat ini. Hal itu dikatakan oleh Direktur perbankan investasi di Arif Habib Ltd, Syed Saquib Ali selaku penasihat tunggal untuk IPO.

IPO akan menjadi yang terbesar di Pakistan sejak produsen baja Agha Steel Industries Ltd. menawarkan 3,8 miliar rupee pada September lalu.

Hingga berita ini ditulis, Ashmore belum juga memberi tanggapan. Sebagai informasi, rencana listing PABC muncul karena pembuat kaleng mengincar potensi ekspansi.

Dalam waktu singkat, PABC telah menjadi pemasok bagi hampir semua produsen produk PepsiCo Inc. dan Coca-Cola Co. di Pakistan serta di negara tetangga Afghanistan.

"Ada permintaan besar untuk kaleng di Pakistan dan kawasan itu. Penghapusan botol plastik secara bertahap juga perlahan dan bertahap meluas ke seluruh dunia, yang akan menguntungkan kaleng,” kata Sakrani.

Meningkatkan Kapasitas Produksi

Pabrik PABC, yang terletak di zona industri Faisalabad, dapat memproduksi 1.800 kaleng per menit. Perusahaan sedang mempertimbangkan untuk meningkatkan kapasitasnya menjadi sebanyak satu miliar kaleng per tahun dari potensi produksi saat ini sekitar 600 juta, mengingat permintaan lokal dan prospek ekspor yang meningkat.

PABC melayani lebih dari 50 persen pasar minuman Afghanistan, dan baru-baru ini setuju untuk memasok dua perusahaan besar lainnya di negara tersebut.

Perusahaan juga telah memasok kaleng cetak ke klien di Tajikistan serta di AS termasuk PepsiCo bulan ini. Saat ini, perusahaan berdiskusi dengan perusahaan di Bangladesh dan melihat potensi di Asia Tengah.

Meskipun ditutup selama dua bulan karena pandemi, pendapatan perusahaan tumbuh 6 persen menjadi 5,1 miliar rupee Pakistan tahun lalu, 35 persen di antaranya berasal dari ekspor. Sementara pendapatan bersihnya tumbuh lebih dari empat kali lipat menjadi 611 juta rupee.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini