Irak Memanas, Markas Militer Amerika Meledak Dibombardir Milisi Iran

·Bacaan 1 menit

VIVA – Situasi keamanan di Irak memanas. Markas militer Amerika Serikat yang berada di Pangkalan Udara Ain Al-Assad hancur dibombardir belasan roket.

Berdasarkan keterangan resmi Juru Bicara Militer Resmi untuk Operasi Inherent Resolve (OIR), Kolonel Wayne Marotto yang didapatkan VIVA Militer, Pangkalan udara Ain Al-Assad diserang sekira pukul 12:30 waktu setempat, Rabu 7 Juli 2021.

Tak tanggung-tanggung 14 roket mendarat mulus dan meluluhlantahkan berbagai infrastruktur militer Amerika di tempat itu. Sejumlah tentara Amerika dilaporkan terluka.

"Pangkalan Udara Ain Al-Assad diserang oleh 14 roket. Roket mendarat di pangkalan dan perimeter. Langkah-langkah pertahanan perlindungan kekuatan diaktifkan. Saat ini laporan awal menunjukkan tiga luka ringan. Kerusakan sedang dinilai," kata Kolonel Wayne Marotto.

Belasan roket itu dilepaskan dari pesawat-pesawat tanpa awak alias UAV. Sementara itu dari informasi di lokasi, terdengar empat kali ledakan besar sebelum markas militer Amerika itu hancur usai dihantam roket-roket yang diduga milik kelompok bersenjata Iran.

Milisi pro-Iran kembali disebut-sebut sebagai dari dalang penyerangan ke pangkalan militer Amerika, seiring meningkatnya suhu hubungan Washington dengan Teheran.

Sebelumnya markas besar militer Amerika Serikat di Ladang Minyak Al-Omar di Deir Ez-Zor, Suriah juga diserang. Ledakan terjadi di mana-mana. Namun, tidak menimbulkan korban jiwa.

Baca: Kopral Marinir Armando Tewas Misterius di Jepang

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel