Iran Kirimkan Drone Tempur ke Rusia untuk Dipakai Perang di Ukraina

Merdeka.com - Merdeka.com - Pejabat Amerika Serikat mengatakan Iran dilaporkan mengirimkan armada gelombang pertama pesawat nirawak (drone/UV) buatan mereka ke Rusia untuk dipakai dalam perang melawan Ukraina.

Drone yang dikirim Iran kepada Rusia adalah drone Mohajer-6 yang mampu membawa empat amunisi berpresisi dan dua drone Shahed-129, sebuah drone siluman. Drone-drone ini dianggap sebagai drone tempur dan pengintai andalan Iran.

Dikutip dari The Times of Israel, Selasa (30/8), sesuai laporan The Washington Post pengiriman tersebut dilakukan pada awal bulan lalu ketika pesawat kargo Rusia mengambil drone itu di Iran. Dalam pengiriman itu, Rusia menerima dua tipe pesawat drone Iran.

Dua drone itu dilaporkan mampu untuk membawa amunisi untuk menyerang radar, artileri, dan target militer musuh lainnya.

Badan intelijen AS dan negara-negara lain melaporkan Rusia dilaporkan tidak puas dengan kemampuan dua tipe drone produksi Iran sebab saat diuji, drone itu mengalami masalah teknis dan masalah pada sistem mereka.

Namun, Rusia tetap melatih operatornya untuk menggunakan drone itu.

Sesuai laporan pejabat pemerintah AS, Rusia tetap mengirim operator drone mereka ke Iran untuk menerima pelatihan penyerangan menggunakan drone untuk serangan udara ke permukaan, perang elektronik dan penargetan.

Hingga hari ini, Rusia dan Ukraina menggunakan drone mereka untuk melakukan pengintaian dan penyerangan.

Bulan lalu Ukraina menggunakan dronenya untuk menyerang Pusat Komando Laut Hitam Rusia di Krimea.

Rusia juga menggunakan dronenya untuk mengetahui pergerakan dan lokasi prajurit Ukraina di medan perang.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan [pan]