Iran Mengancam akan Serang Kapal Induk AS

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN – Sebuah kapal induk Amerika Serikat yang digelar di Timur Tengah tidak dibolehkan lagi kembali ke pangkalannya di Teluk Persia. Demikian dikatakan Komandan Angkatan Bersenjata Iran, Brigjen Ataollah Salehi.

"Kami menganjurkan dan menegaskan bahwa kapal perang ini jangan kembali ke bekas pangkalannya di Teluk Persia. Kami tidak berniat untuk mengulangi peringatan kami, dan kami hanya memberikan peringatan sekali!" tegas Salehi, Selasa (3/1).

Peringatan itu dikeluarkan hanya sehari setelah Angkatan Laut Iran menyelesaikan latihan perang 10 hari di jalur masuk ke Teluk dengan uji coba penembakan tiga rudal yang dirancang untuk menenggelamkan kapal-kapal selam.

Kapal induk AS yang dimaksudkan Salehi adalah USS John C Stennis yang pekan lalu memasuki Selat Hormuz ke arah timur Teluk Oman dan melalui satu zona di mana Angkatan Laut Iran sedang menggelar latihan perang.

Departemen Pertahanan Amerika Serikat mengatakan perjalanan kapal itu adalah kegiatan rutin. AS paling tidak menggelar satu kapal induk di atau dekat Teluk setiap saat dan mempertahankan pangkalan Armada V di Bahrain. "USS C Stennis meninggalkan pangkalannya di negara bagian Washington akhir Juli tahun lalu untuk pelayaran tujuh bulan yang termasuk operasi-operasi di Teluk," kata situs resmi Angkatan Laut AS.

Iran mengancam akan menutup Selat Hormuz jika pihaknya diserang atau jika negara-negara Barat menjatuhkan sanksi terhadap ekspor minyaknya. Sekitar 20 persen minyak dunia dikirim melalui selat tersebut. AS mengancam tidak akan menoleransi penutupan selat yang strategis itu.


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.