Iran Siap Ladeni Perang Ekonomi Melawan Barat

REPUBLIKA.CO.ID,  TEHERAN --  Keputusan Uni Eropa untuk mengembargo minyak dari Iran tak membuat nyali pemimpin negeri Para Mullah itu ciut. Teheran justru siap meladeni ''perang ekonomi'' yang ditabuh Eropa dan Amerika Serikat itu. Teheran menuduh Barat melancarkan aksi "perang ekonomi" atas program nuklir damai yang sedang dibangun Iran.

"Musuh-musuh Republik Islam itu, dengan segala tipu dayanya, belum mampu merantai bangsa kami dan sekarang mereka ingin merantai ekonomi," kata Shamseddin Hosseini, menteri keuangan Iran, Kamis (5/01), dikutip IRNA.

Ia juga menambahkan, "Sanksi-sanksi itu adalah perang ekonomi melawan kami." Larangan impor minyak dari Iran itu memang menjadi pukulan berat bagi Teheran,  terlebih upaya ini terjadi hanya beberapa bulan sebelum pemilu Iran. Embargo impor minyak dari Iran yang diberlakukan Uni Eropa terhadap Iran diperkirakan akan berlaku akhir Januari.

Sebenarnya, diplomat Uni Eropa telah melakukan pembicaraan dengan  Iran pada akhir bulan Desember lalu. Tapi, Iran tidak ingin mengehentikan program nuklirnya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.